Penjelasan dan Macam-Macam Volume Udara Pernapasan Pada Manusia

VOLUME UDARA PERNAPASAN setiap orang berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena setiap orang memiliki volume paru-paru yang berbeda-beda juga. FAKTOR yang mempengaruhi volume paru-paru selain faktor genetik, juga dipengaruhi oleh latihan. Para atlet, perenang, dan orang yang berlatih yoga memiliki volume paru-paru yang lebih besar. Demikian pula orang yang tinggal di dataran tinggi di mana kadar oksigennya rendah cenderung memiliki volume paru-paru yang lebih besar. Laki-laki pada umumnya memiliki volume paru-paru lebih besar dari wanita.

Dalam keadaan biasa, manusia mengisap dan mengeluarkan udara pernapasan kurang lebih 500 cc. Bila setengah liter ini telah dihembuskan, maka dengan mengerutkan otot perut kuat-kuat, masih dapat menghembuskan satu setengah liter udara cadangan di dalam paru-paru.

Sebaliknya, sesudah menghirup udara setengah liter, kita masih dapat menghirup kuat-kuat satu setengah liter udara lagi. Jadi, jumlah udara yang terdapat dalam sistem pernapasan yaitu antara setengah dan tiga setengah liter. Jumlah udara pernapasan sekian itu dapat dimanfaatkan secara teratur oleh para olahragawan yang terlatih.

Meskipun ada 500 cc udara yang dapat kita hirup dalam keadaan biasa, tetapi hanya 350 cc yang dapat sampai di gelembung paru-paru, sedangkan yang 150 cc lainnya hanya sampai di saluran
pernapasan saja.

Volume udara pernapasan dapat diukur menggunakan alat respirometer. Untuk membedakannya, perhatikan TABEL PENJELASAN VOLUME UDARA PERNAPASAN di bawah ini.
INSPIRASI = Menghirup/memasukkan udara.
EKSPIRASI = Menghembuskan/mengeluarkan udara.

Berikut uraiannya:
1. VOLUME TIDAL (tidal volume), yaitu volume udara pernapasan biasa (inspirasi/konspirasi), yang besarnya sekitar 500 cc (cm³) atau 500 mL.
2. VOLUME UDARA SUPLEMENTER atau cadangan ekspirasi (expiratory reserve volume), yaitu volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah mengeluarkan napas biasa, yang besarnya sekitar 1.500 cc (cm³) atau 1.500 mL.
3. VOLUME UDARA KOMPLEMENTER atau cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume), yaitu volume udara yang masih dapat dimasukkan secara maksimal setelah bernapas (inspirasi) biasa, yang besarnya sekitar 1.500 cc (cm³) atau 1.500 mL.
4. VOLUME RESIDU atau sisa (residual volume), yaitu volume udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah mengeluarkan napas maksimal, yang besarnya sekitar 1.000 cc (cm³) atau 1.000 mL.
5. KAPASITAS VITAL (vital capacity), yaitu volume udara yang dapat dikeluarkan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi semaksimal mungkin juga, yang besarnya sekitar 3.500 cc (cm³) atau 3.500 mL. Jadi, kapasitas vital adalah jumlah dari volume tidal + volume cadangan inspirasi + volume cadangan ekspirasi.
6. VOLUME TOTAL PARU-PARU (total lung volume), yaitu volume udara yang dapat ditampung paru-paru semaksimal mungkin, yang besarnya sekitar 4.500 cc (cm³) atau 4.500 mL. Jadi, volume total paru-paru adalah jumlah dari volume sisa + kapasitas vital.

Untuk perhitungan berbagai macam volume udara pernapasan dijelaskan melalui grafik ini.

Sejarah dan Ciri-Ciri Manusia Wajak di Indonesia

Sejarah dan Ciri-Ciri Manusia Wajak di Indonesia
MANUSIA WAJAK (Homo Wajakensis) merupakan satu-satunya temuan manusia purba di Indonesia yang untuk sementara dapat disejajarkan perkembangannya dengan manusia modern awal dari akhir Kala Pleistosen. Pada tahun 1889, manusia Wajak ditemukan oleh B.D. van Rietschoten di sebuah ceruk di lereng pegunungan karst di barat laut Campurdarat, dekat Tulungagung, Jawa Timur. Penemuan manusia Wajak ini kemudian diteliti lebih lanjut oleh Eugene Dubois. Pakar sejarah menguraikan tentang temuan itu berupa tengkorak, termasuk fragmen rahang bawah, dan beberapa buah ruas leher. Temuan Wajak itu adalah Homo Sapiens (manusia sempurna).

CIRI-CIRI MANUSIA WAJAK:
1. Pada fosil wajak perempuan memiliki ciri muka yang datar dan lebar, akar hidung lebar dan bagian mulutnya menonjol sedikit, dahinya agak miring dan di atas matanya ada busur kening nyata, serta mempunyai volume otak 1.630cc.
2. Pada fosil wajak laki-laki memiliki perlekatan otot sangat nyata, langit-langit mulut yang dalam, rahang bawah besar dengan gigi-gigi yang besar pula. Gigi muka atas akan mengenai gigi muka bawah saat gigi ditutup. Dari tulang pahanya dapat diketahui bahwa tinggi tubuhnya kira-kira 173 cm.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa manusia wajak bertubuh tinggi dengan isi tengkorak yang besar. Wajak sudah termasuk Homo Sapiens, jadi sangat berbeda ciri-cirinya dengan Pithecanthropus. Manusia Wajak memiliki ciri-ciri baik ras Mongoloid ataupun Austromelanesoid. Diperkirakan dari manusia Wajak inilah sub-ras Melayu Indonesia dan turut pula berevolusi menjadi ras Austromelanesoid sekarang. Hal itu dapat dilihat dari ciri tengkoraknya yang sedang atau agak lonjong itu berbentuk agak persegi di tengah-tengah atap tengkoraknya dari muka ke belakang. Muka cenderung lebih Mongoloid, karena sangat datar dan pipinya sangat menonjol ke samping. Beberapa ciri lain juga memperlihatkan ciri-ciri kedua ras di atas.

Temuan Wajak menunjukkan pada kita bahwa sekitar 40.000 tahun yang lalu Indonesia sudah didiami oleh Homo Sapiens yang rasnya sukar dicocokkan dengan ras-ras pokok yang terdapat sekarang, sehingga manusia Wajak dapat dianggap sebagai suatu ras tersendiri. Manusia Wajak tidak langsung berevolusi dari Pithecanthropus, tetapi mungkin tahapan Homo neanderthalensis yang belum ditemukan di Indonesia ataupun dari Homo neanderthalensis di tempat Pithecanthropus erectus ataupun satu ras yang mungkin berevolusi ke arah Homo yang ditemukan di Indonesia.

Manusia Wajak itu tidak hanya mendiami Kepulauan Indonesia bagian Barat saja, akan tetapi juga di sebagian Kepulauan Indonesia bagian Timur. Ras Wajak ini merupakan penduduk Homo Sapiens yang kemudian menurunkan ras-ras yang kemudian kita kenal sekarang. Melihat ciri-ciri Mongoloidnya lebih banyak, maka ia lebih dekat dengan sub-ras Melayu-Indonesia. Hubungannya dengan ras Australoid dan Melanesoid sekarang lebih jauh, karena kedua sub-ras ini baru mencapai bentuknya yang sekarang di tempatnya yang baru. Tetapi memang mungkin juga bahwa ras Austromelanesoid yang dahulu berasal dari ras Wajak.

4 Cara Menghilangkan Jerawat Tanpa Biaya

Cara Menghilangkan Jerawat
Pertama, mari kita kenali terlebih dahulu apa itu JERAWAT. Jerawat sering kali kita lihat sebagai bintik atau benjolan berisi nanah yang biasanya muncul pada beberapa bagian tubuh seperti di wajah, leher, dada dan punggung. Dalam istilah medis, jerawat merupakan kondisi kulit yang terjadi ketika pori-pori tersumbat minyak dan sel-sel kulit mati. Jerawat paling umum terjadi pada usia remaja dan dewasa muda tepatnya masa pubertas yang identik dengan kulit berminyak diakibatkan adanya peningkatan hormon testosteron. Dengan kesimpulan bahwa penyebab umum jerawat adalah produksi kelenjar minyak yang berlebih di kulit ditambah dengan debu dan kotoran.

Setelah kita mengetahui sekilas tentang jerawat, kita pastinya berpikir jerawat bukan suatu masalah yang besar. Tentu saja sangat mudah untuk kita atasi, singkatnya yaitu dari DALAM: Pola hidup sehat, dari LUAR: Hindari debu dan kotoran. Ya, benar, sangat mudah CARA MENGHILANGKAN JERAWAT tanpa mengeluarkan biaya untuk membeli obat-obatan, membeli buah/madu/susu/gula untuk diramu sebagai scrub/masker dan konsultasi/perawatan/terapi dokter, semua itu mahal dan perlu waktu. Caranya mudah sekali, tetapi mari kita uraikan agar lebih jelas. Cara-cara di bawah ini bisa langsung Anda praktikkan, ambil saja waktu 1 BULAN dan rasakan perbedaannya.

DARI DALAM:

1. Perbanyak Minum Air Putih

Cara paling mudah yang pertama yaitu perbanyak minum air putih. Minum air putih di anjurkan sebanyak 8 gelas setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan. Manfaat minum air yang cukup untuk menjaga kesehatan dan mencegah jerawat dengan cara membuang racun melalui urin.

2. Pola Makan

Mengatur pola makan dengan mempertimbangkan asupan kandungan zat gizi di dalamnya dan menjaga waktu makan. Caranya makan makanan sehat bergizi (PENTING: SAYUR DAN BUAH) sesuai jadwal makan secara teratur. Yang perlu dihindari yaitu telat makan, makan makanan tidak sehat seperti gorengan, mie, dan lainnya.

3. Pola Hidup

Biasakan mengatur kebiasaan dengan pola hidup yang sehat, yaitu olahraga raga secara teratur, lakukan olahraga ringan seperti jogging, bersepeda, atau naik turun tangga paling tidak 15 menit dalam sehari. Kedua, istirahat yang cukup, ketika tubuh kita mengalami kelelahan dan perlu untuk mengistirahatkannya, tidur merupakan cara terbaik. Atur jam tidur Anda secara terjadwal seperti tidur pukul 21.00 dan bangun pukul 05.00 untuk melakukan sholat subuh kemudian olahraga sebelum memulai aktivitas. Jangan tidur larut malam, apalagi begadang dan jangan pernah terlalu lelah yang sampai bisa menyebabkan Anda sakit.

4. Hindari Stres

Cara menghilangkan jerawat selanjutnya adalah dengan menghindari stres. Stres biasanya disebabkan karena banyaknya pikiran, banyaknya beban kegiatan dan banyaknya tekanan. Itu sebabnya di sini Anda dituntut untuk dapat mengelola stres dengan baik dan bijak. Cobalah untuk duduk diam sejenak tanpa memikirkan apapun kemudian perlahan tarik nafas dalam-dalam dan tahan sebentar. Setelah itu keluarkan dengan cara perlahan-lahan sambil merilekskan pikiran. Dan cobalah keluar untuk sekedar bermain dan bersantai ditengah-tengah aktivitas keseharian Anda.

DARI LUAR:

1. Hindari Debu dan Kotoran

Dimanapun Anda berada, cobalah untuk menghindari debu dan kotoran dari bagian tubuh yang biasanya timbul jerawat seperti wajah dan leher. PENTING! Pastikan setelah selesai melakukan aktivitas keseharian, Anda pulang ke rumah lalu bersihkan terlebih dahulu wajah Anda dengan tisu/kapas/lap ditambahkan air (air hangat lebih bagus), sebelum Anda langsung mandi atau tidur.

2. Jangan Cuci Muka Terlalu Sering

Cuci muka berkali-kali dapat membuat wajah menjadi lebih bersih? Salah. Semakin sering Anda mencuci muka justru akan membuat kulit iritasi dan merangsang produksi minyak berlebih. Batasi ritual cuci muka cukup 2 kali sehari, seperti pagi dan malam hari atau saat dimana muka harus dibasuh dengan air.

3. Jangan Sering Menyentuh Wajah

Secara tidak sadar kita sering melakukan kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan, parahnya lagi kita langsung menyentuh jerawat dengan tangan. Kebiasaan ini tentunya dapat membuat bakteri dan kuman pada tangan khususnya jari-jari dan kuku berpindah ke wajah. Alhasil, bakteri dan kuman tersebut akan memunculkan infeksi pada kulit wajah, salah satunya jerawat. Nah, jika ingin menyentuh wajah, pastikan terlebih dahulu tangan Anda dalam keadaan yang bersih.

4. Kempeskan Jerawat!

Cara yang terakhir diambil dari pengalaman Saya ketika menghilangkan jerawat. Caranya:
1. Pastikan tangan, jari-jari dan kuku bersih. (Biasanya Saya lakukan sambil mandi),
2. Kempeskan atau meletuskan jerawat dengan cara dijepit 2 kuku pada bagian mata/bijinya sampai keluar, lalu buang jauh-jauh mata/biji jerawat tersebut,
3. Tekan-tekan bagian jerawat yang sudah tidak ada mata/bijinya dengan jari agar kotoran/nanah di dalam jerawat tersebut keluar,
4. Lalu bilas dengan air.
5. Selesai, ditunggu sekitar 4-5 hari, jerawat akan menghilang lebih cepat dan kulit akan merata tanpa bekas.
6. Setelah melakukan cara tersebut, anda hanya perlu menunggu, jangan sentuh ataupun memikirkannya dengan cara mengeceknya setiap saat. Bawa santai dan jangan terlalu dipikirkan.

Itulah cara menghilangkan jerawat dengan alami, murah, kan? Tanpa biaya. Buang jauh-jauh metode beli obat, masker dan ramuan buat jerawat Anda. Sekarang, ayo praktikkan cara-cara di atas! Mudah-mudahan kita semua mendapat solusi atas permasalahan yang kita hadapi. Baiknya karena Allah SWT. Terima kasih. ☺

Marbot Masjid Atta'awun Puncak Bogor

Marbot Masjid Attaawun Puncak Bogor
Cerita Inspiratif yang diambil dari kisah nyata yang mengisahkan dua sahabat yang terpisah cukup lama, Ahmad dan Zaenal.

Ahmad ini pintar sekali, cerdas. Tapi dikisahkan kurang beruntung secara ekonomi. Sedangkan Zaenal adalah sahabat yang biasa-biasa saja. Namun keadaan orang tuanya mendukung karir dan masa depan Zaenal.

Setelah terpisah cukup lama, keduanya bertemu. Bertemu di tempat yang istimewa, di koridor wudhu, koridor toilet sebuah masjid megah dengan arsitektur yang cantik, yang memiliki view pegunungan dengan kebun teh yang terhampar hijau di bawahnya. Masjid tersebut adalah Masjid Atta'awun yang berada di puncak Bogor.

Adalah Zaenal, yang menjelma menjadi seorang manager kelas menengah. Rapi. Gagah, Tapi tetap menjaga kesalehannya.

Ia punya kebiasaan. Setiap keluar kota, ia sempatkan singgah di masjid di kota yang ia singgahi. Untuk memperbaharui wudhu, dan sujud syukur. Syukur-syukur masih dapat waktu yang diperbolehkan shalat sunnah, maka ia shalat sunnah juga sebagai tambahan.

Seperti biasa, ia tiba di Puncak Pass, Bogor. Ia mencari masjid. Ia pinggirkan mobilnya, dan bergegas masuk ke masjid yang ia temukan.

Di sanalah ia menemukan Ahmad. Cukup terperangah Zaenal ini. Ia tahu sahabatnya ini meski berasal dari keluarga tak punya, tapi pintarnya minta ampun.

Zaenal tidak menyangka bila berpuluh tahun kemudian ia menemukan Ahmad sebagai marbot masjid.

"Maaf." katanya menegor sang marbot. "Kamu Ahmad, kan? Ahmad kawan SMP saya dulu?".

Yang ditegor tidak kalah mengenali. Lalu keduanya berpelukan. Ahmad berucap, "Keren sekali kamu ya mas, mantap,". Zaenal terlihat masih dalam keadaan memakai dasi. Lengan yang digulungnya untuk persiapan wudhu, menyebabkan jam bermerknya terlihat oleh Ahmad. "Ah, biasa saja..".

Zaenal menaruh iba. Ahmad dilihatnya sedang memegang kain pel. Khas marbot sekali. Celana digulung, dan peci didongakkan sehingga jidatnya yang lebar terlihat jelas.

"Mad, ini kartu nama saya.."

Ahmad melihat, "Manager Area". "Wuah, bener-bener keren,".

"Mad, nanti habis saya shalat, kita ngobrol ya. Maaf, kalau kamu berminat, di kantor saya ada pekerjaan yang lebih baik dari sekedar marbot di masjid ini. Maaf..".

Ahmad tersenyum. Ia mengangguk. "Terima kasih, ya. Nanti kita ngobrol. Selesaikan saja dulu shalatnya. Saya pun menyelesaikan pekerjaan bersih-bersih dulu. Silakan, ya. Yang nyaman".

Sambil wudhu, Zaenal tidak habis pikir. Mengapa Ahmad yang pintar, kemudian harus terlempar dari kehidupan normal. Ya, meskipun tidak ada yang salah dengan pekerjaan sebagai marbot.. tapi, marbot. Ah, pikirannya tidak mampu membenarkannya. Zaenal menyesalkan kondisi negerinya ini yang tidak berpihak kepada orang-orang yang sebenarnya memiliki talenta dan kecerdasan, namun miskin.

Air wudhu membasahi wajahnya.

Sekali lagi Zaenal melewati Ahmad yang sedang bersih-bersih. Andai saja Ahmad mengerjakan pekerjaannya ini di perkantoran, maka sebutannya bukan marbot. Melainkan "Office Boy".

Tanpa sadar, ada yang shalat di belakang Zaenal. Sama-sama shalat sunnah sepertinya. Setelah menyelesaikan shalatnya Zaenal sempat melirik. "Barangkali ini kawannya Ahmad..", gumamnya. Zaenal menyelesaikan doanya secara singkat. Ia ingin segera bicara dengan Ahmad.

"Pak." tiba-tiba anak muda yang shalat di belakangnya menegur.

"Iya, mas..?"

"Pak, Bapak kenal emangnya sama bapak Insinyur Haji Ahmad?

"Insinyur Haji Ahmad?"

"Ya. Insinyur Haji Ahmad"

"Insinyur Haji Ahmad yang mana ya?"

"Itu, yang barusan ngobrol sama Bapak"

"Oh.. Ahmad.. Iya. Kenal. Kawan saya dulu di SMP. Emangnya udah haji dia?"

"Dari dulu udah haji Pak. Dari sebelum beliau bangun ini masjid"

Kalimat itu begitu datar. Tapi cukup menampar hatinya Zaenal. "Dari dulu sudah haji, dari sebelum beliau bangun masjid ini".

Anak muda ini kemudian menambahkan, "Beliau orang hebat, Pak. Tawadhu'. Saya lah yang marbot asli masjid ini. Saya karyawannya beliau. Beliau yang bangun masjid ini, Pak. Di atas tanah wakafnya sendiri. Beliau biayai sendiri pembangunan masjid indah ini, sebagai masjid transit mereka yang mau shalat. Bapak lihat hotel indah di sebelah sana? Itu semua milik beliau. Tapi beliau lebih suka menghabiskan waktunya di sini. Bahkan salah satu kesukaannya, aneh. Yaitu senangnya menggantikan posisi saya. Karena suara saya bagus, kadang saya disuruh mengaji saja dan adzan".

Zaenal tertegun, entah apa yang ada di hati dan di pikiran Zaenal saat itu.

Ada pelajaran dari kisah pertemuan Zaenal dan Ahmad. Jika Ahmad itu adalah kita, mungkin begitu bertemu kawan lama yang sedang melihat kita membersihkan toilet, segera kita beritahu posisi kita yang sebenarnya.

Dan jika kemudian kawan lama kita ini menyangka kita marbot masjid, maka kita akan menyangkal dan kemudian menjelaskan secara detail begini dan begitu. Sehingga tahulah kawan kita bahwa kita inilah pewakaf dan yang membangun masjid ini.

Tapi kita bukanlah Haji Ahmad. Dan Haji Ahmad bukanlah kita. Semoga ia selamat dari rusaknya nilai amal, sebab ia tetap tenang dan tidak risih dengan penilaian manusia. Haji Ahmad merasa tidak perlu menjelaskan apa-apa. Dan kemudian Allah yang memberitahu siapa dia sebenarnya.

"Al mukhlishu, man yaktumu hasanaatihi kamaa yaktumu sayyi-aatihi".
Orang yang ikhlas itu adalah orang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya, seperti ia menyembunyikan keburukan-keburukan dirinya.

Sajak Untuk Ahok

untuk Basuki Tjahaja Purnama a.k.a Ahok
Sajak Untuk Ahok
Pak, waktu Bapak seenaknya borong bus bikinan Eropa buat Transjakarta
Waktu Bapak seenaknya bikin jalan tol lingkar Semanggi
Aku mikir.. Bapakku kok royal banget ya?

Waktu bapak seenaknya bikin rusun dengan semua fasilitasnya
Taman bermain, bus gratis, sekolah gratis, pake dokter jaga pula
Ala apartemen orang gedongan
Aku mikir.. Emang Bapak dapet duit dari mana?

Waktu bapak dengan gahar menutup Kalijodo buat bikin RPTRA
Gambarnya keren banget
Desainnya sombong, sesombong Ahok
Aku mikir.. yakin duitnya cukup?

Apa lagi waktu mau buat Rumah Sakit Kanker di Sumber Waras
Dilengkapi apartemen buat tinggal dan menghibur orang-orang yang stadium akhir
Aku mikir.. Si Bapak ini sok banget
Cita-cita menembus awan
Cari duit dimana dia?

Bikin pasukan pelangi
Merah, biru, ungu
Dan yang paling fenomenal si oranye itu
Gaji dan fasilitas gede
Aku mikir.. Astaga sok kaya banget bapak yang satu ini..

Tapi semuanya berjalan baik
Beneran terjadi.. Keren pula
Ternyata biarpun songong
Dia memang ga omong kosong

Aku mulai mikir..
DKI ini duitnya banyak
Lah selama ini apa yang terjadi?
Kok kotanya kucel
Warganya kayak gembel
Semua fasilitas jelek bikin ngedumel

Berarti Bapakku ini kerjanya bener
Duit dipake buat kesejahteraan warga
Berarti omongannya tentang mewujudkan keadilan sosial
Bukan retorika semata
Bukan lip service

Seandainya Bapakku mau korupsi
Banyak banget dong duit yang bisa dia embat,
Dan dia pasti udah kaya banget

Seandainya Bapakku mau korupsi
Pasti dia gak dimusuhin

Seandainya Bapakku mau korupsi
Pasti ga akan ada fitnah untuknya

Seandainya Bapakku mau korupsi
Pasti semua dukung dia
Kalau bisa jadi Gubernur selamanya

Tapi syukurlah
Bapakku imannya kuat

Dia berani dimusuhin orang
Dia berani kehilangan jabatannya
Dia berani kehilangan kebebasannya

Bolak-balik diperiksa KPK
Syukurlah dia ga pernah berakhir dengan pakai rompi oranye

Kena kasus keseleo lidah
Ga pake dipanggil malah dateng sendiri ke kantor polisi
Sidang ga pernah absen
Gak pura-pura sakit magh atau diare
Giliran vonis yang menyakitkanpun
Dia membungkuk hormat ke hakim

Dia di rutan, Ahoker menggila
Menjerit, menangis dalam demo
Dia malah ambil mikrofon
Dari dalam rutan dia berseru
Menenangkan para pendemo

Astaga..
Terbuat dari apa hatinya?
Sekuat apa pikirannya?
Apa kami harus menyesal punya Bapak seperti itu?
Apa kami harus menyesal mendukung dia?
Apa kami harus malu mengakuinya sebagai Bapak kami?

Dia memang bukan dewa
Dia ga sempurna
Banyak salahnya
Banyak bikin orang marah
Tapi dia ga mau janji palsu
Dia anti pencitraan

Sekarang Bapak kami ada di tahanan
Nasibnya masih terombang-ambing
Kami terus berdoa dan berjuang
Kami masih menyayanginya
Kami masih bangga padanya
Dan akan selamanya begitu

Tapi kami ga khawatir sama Bapak
Bapak pasti baik-baik di sana
Bapak ga cengeng, Bapak ga cemen
Karena Bapak imannya kuat
Selalu curhat dengan Tuhan

Seandainya Bapakku mau korupsi
Pasti jadinya tidak begini
Tapi syukurlah Bapak ga korupsi
Walau harus dibalik jeruji

We'll always stand by you Bapak..

by: Risakotta Bobby