Bagian-Bagian Mata beserta Fungsinya

Mata berfungsi sebagai indera penglihat. Bagian-bagian mata tentunya memiliki fungsinya tersendiri. Kita dapat melihat karena ada cahaya yang kita terima dari benda. Mata mempunyai reseptor untuk menangkap rangsang cahaya yang disebut fotoreseptor. Oleh karena itu, pada siang hari pantulan sinar matahari oleh benda-benda di sekeliling kita dapat kita tangkap dengan jelas. Sebaliknya pada malam hari, benda-benda di sekitar kita tidak memantulkan cahaya matahari seperti waktu siang hari. Akibatnya, kita hanya mampu melihat benda-benda itu bila mereka memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain, misalnya lampu.

Penjelasan lengkap bagian-bagian mata dan fungsinya

Bagian-bagian mata:

- Sklera (selaput putih), melindungi struktur mata yang halus dan mempertahankan bentuk bola mata.
- Kornea (lapisan transparan), berfungsi untuk menerima cahaya yang masuk ke mata. Kornea selalu dibasahi air mata dan dilindungi oleh selaput konjungtiva.
- Koroid (selaput hitam), menyuplai nutrisi dan oksigen ke mata, menyerap cahaya dan mengurangi cahaya yang memantul di sekitar mata bagian dalam.
- Iris, mempunyai pigmen yang dapat menentukan warna mata seseorang.
- Pupil, untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata.
- Lensa mata, mempunyai daya akomodasi (kemampuan mencembung dan mencekung) yang berguna saat melihat benda yang letaknya jauh dan dekat.
- Aqueros humor, cairan encer untuk menjaga bentuk kantong bola mata.
- Vitreous humor, cairan bening dan kental untuk meneruskan rangsang ke bagian mata.
- Retina (selaput jala), lapisan paling dalam pada mata yang peka terhadap cahaya, berfungsi untuk menerima bayangan dan untuk melihat benda.
- Bintik kuning. Kita dapat melihat benda jika cahaya jatuh tepat pada titik ini. Pada bintik kuning terdapat: 1.) Sel kerucut, berfungsi untuk melihat di tempat terang. Sel ini membutuhkan protein iodopsin. 2.) Sel batang, berfungsi untuk melihat di tempat gelap. Sel ini membutuhkan protein rodopsin. Rodopsin terbentuk dari penggabungan iodopsin dan vitamin A.
- Bintik buta, tempat keluarnya saraf mata menuju otak.

Kelainan pada mata

Mata juga dapat mengalami kelainan. Kelainan pada mata antara lain:
a. Miopi (rabun jauh): penderitanya tidak bisa melihat benda yang jaraknya jauh. Ditolong dengan kacamata berlensa negatif (lensa cekung).
b. Hipermetropi (rabun dekat): penderitanya tidak bisa melihat benda yang jaraknya dekat. Ditolong dengan kacamata berlensa positif (lensa cembung).
c. Presbiopi (rabun jauh dekat/mata tua): mata kehilangan daya akomodasinya, sehingga penderita tidak bisa melihat benda dengan jarak yang terlalu jauh atau terlalu dekat. Ditolong dengan kacamata berlensa rangkap (lensa cekung dan cembung).
d. Rabun senja (rabun ayam): penderitanya tidak bisa melihat benda yang ada di tempat remang-remang atau di malam hari. Hal ini dikarenakan kekurangan vitamin A.
e. Buta warna: penyakit menurun dimana si penderita tidak bisa membedakan warna.
f. Astifmatisme: penderita tidak bisa membedakan garis vertikal dan horizontal.