Sifat-Sifat Fisika dan Kimia pada Zat

Penjelasan lengkap sifat-sifat fisika dan kimia pada zat
Materi dapat tersusun oleh satu jenis zat saja atau dari berbagai macam zat. Seperti halnya materi, zat juga dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Zat memiliki ciri khas masing-masing. Ciri khas tersebut dapat berupa sifat fisika maupun sifat kimia.

1. Sifat Fisika

Ciri khas suatu zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut, dinamakan sifat fisika. Sifat fisika suatu zat, antara lain:

a. Wujud Zat
Ada tiga macam wujud zat yang kita kenal, yaitu padat, cair dan gas. Ketiga zat ini dapat mengalami perubahan wujud dari wujud yang satu ke wujud yang lain.
Berikut tabel perbedaan sifat zat padat, cair, dan gas.
Sifat Zat Padat Sifat Zat Cair Sifat Zat Gas
Bersifat tegar (rigid), mempunyai bentuk dan volume tetap Dapat mengalir, mempunyai volume tetap, bentuknya mengikuti bentuk wadahnya Dapat mengalir, bentuk dan volumenya berubah-ubah sesuai dengan wadah yang ditempatinya
Partikelnya tersusun rapat dan tak berpindah. Satu-satunya gerak partikel dalam padatan adalah bergetar. Jadi, bentuk dan volumenya tetap. Partikelnya masih tersusun rapat, tetapi dapat bergerak. Dengan demikian, bentuknya akan mengikuti bentuk wadahnya, tetapi volumenya tetap. Partikelnya bergerak bebas dan sangat renggang. Dengan demikian, bentuk dan volumenya selalu berubah.
b. Warna Zat
Setiap Zat memiliki warna yang berbeda, misal kapur berwarna putih dan arang berwarna hitam.

c. Kelarutan
Kelarutan adalah kemampuan suatu zat tertentu, zat terlarut (solute), untuk larut dalam suatu pelarut (solvent). Contoh zat terlarut adalah gula, sedangkan contoh pelarut adalah air. Tidak semua zat dapat larut dalam air. Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat larut dalam air.

d. Daya Hantar Listrik
Logam biasanya merupakan penghantar listrik yang baik sehingga sering disebut konduktor, contoh: besi. Sedangkan benda yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator, contoh:kayu, plastik, dan kertas.

e. Kemagnetan
Benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet disebut benda magnetik, sedangkan benda-benda yang tidak dapat ditarik magnet disebut benda nonmagnetik.

2. Sifat Kimia

Sifat kimia zat merupakan sifat yang berkaitan dengan reaksi kimia yang dialami zat tersebut. Sifat-sifat yang tergolong sifat kimia zat adalah:

a. Mudah terbakar
Gas hidrogen, gas helium, bensin, dan alkohol merupakan zat yang mudah terbakar.

b. Berkarat
Reaksi antara logam dan oksigen dapat mengakibatkan benda tersebut berkarat. Contoh: emas merupakan logam yang sulit berkarat, sedangkan besi merupakan logam yang mudah berkarat.

c. Kestabilan
Berkaitan dengan mudah/sulit terurai oleh pemanasan. Contoh: air merupakan zat yang stabil, terurai menjadi gas hidrogen dan gas oksigen pada suhu yang tinggi (sekitar 2.000 derajat Celcius)

d. Pembusukan
Makanan dan minuman yang mengalami reaksi kimia dapat mengalami pembusukan dan berasa masam. Contoh: roti yang dibiarkan berhari-hari bereaksi dengan udara menjadi basi, susu yang berubah rasa menjadi asam.

e. Bersifat Racun
Terdapat beberapa zat yang memiliki sifat kimia beracun, contoh: gas karbon monoksida, gas klorin, pestisida, fungisida, dan lain-lain.

f. Kereaktifan
Berkaitan dengan mudah/sulitnya suatu zat untuk bereaksi dengan zat lain. Contoh: logam natrium merupakan logam yang sangat reaktif, mudah bereaksi dengan air.