Tips Menemukan Partner Bisnis Sejati

Tips menemukan partner bisnis sejati
Dalam suatu usaha pastinya ada yang namanya rekan kerja atau biasa disebut "Partner". Untuk memulai suatu usaha pastinya kita akan menemui rekan kerja yang dari awal akan menemani anda sampai puncak kesuksesannya nanti. Nah kali ini ada tips untuk memilih orang yang sekiranya pantas untuk kita jadikan Partner.

1. Jauhi orang yang suka bilang: "Gampang !" atau "Bereslah !"

Kalau ketemu orang yang semacam itu, jauhilah! Orang semacam ini akan meremehkan sebesar apapun masalah ataupun tanggung jawab. jadi jangan heran jika suatu saat mereka dengan gampangnya meninggalkanmu atau hilang begitu saja jika ada persoalan.

2. Gandenglah orang yang pernah ikut merasakan pedihnya bangkrut

Setiap usaha punya resiko bangkrut. Maka tidak ada salahnya untuk mengajak seseorang yang pernah bangkrut karena mereka punya pengalaman lebih di dunia kebangkrutan. Mereka biasanya tidak ingin merasakan kembali kepedihan itu, sehingga insting mereka lebih tajam ketimbang mereka yang belum pernah bangkrut. Tapi berdoalah agar bisnis anda bukanlah kebangkrutan yang selanjutnya, hehehe

3. Besar porsi saham berbanding lurus dengan tanggung jawab

Tentukan hak dan kewajiban. Pembagian saham yang membingungkan cenderung meretakkan hubungan kerja.

4. Jangan lupakan gaji sendiri

Dalam merintis sebuah usaha, kita adalah karyawan di dalam perusahaan yang kita bangun. Jadi pikirkan gaji kita juga. jangan cuma berpikir tentang profit. Jangan sampai makan kas perusahaan.

5. Hanya satu yang jadi pemimpin

Banyak kita temukan usaha yang dijalani dengan pembagian profit 50:50 dan tidak jelas siapa pemimpinnya. Usaha semacam ini tidak banyak yang berhasil dikemudian hari karena seiring berjalannya waktu apalagi kalau sudah untung, maka akan ada keretakkan disebabkan oleh idealisme individu. Masing-masing ingin jadi pemimpin. So, tunjuk 1 orang untuk jadi pentolan, berikan saham yang lebih besar atas tanggung jawabnya dalam berkeputusan, sedangkan yang lain, bisa memberi saran.

6. Jagalah kemurnian harta perusahaan dari harta pribadi

Jangan sampai rekening perusahaan bercampur dengan rekening pribadi.

7. Tegaslah kalau ada yang mencoba ikut campur

Hal ini biasa dilakukan oleh investor. Anda adalah pengelola dalam usaha yang anda jalani. Andalah yang tau keadaan lapangan seperti apa. Keputusan ada di tangan anda, bukan investor. Investor ibarat menteri dan andalah jendralnya, anda hanya perlu memberikan laporan dan meminta saran.

8. Harus ada hitam di atas putih

Bikin peraturan sesuai kesepakatan bersama. Sertakan 'Gift and Punishment' dan kedua belah pihak wajib mematuhinya. Jangan karena hubungan persahabatan, keluarga atau apapun membuat kita meremehkan hal ini.

9. Bangun rasa saling memiliki

Bangunlah rasa saling memiliki didasar hati kita dan partner kita. Rasa inilah yang akan membuat kita bekerja sekeras mungkin demi sesuatu yang kita miliki. Jika rasa ini tidak ada, siap-siaplah dilanda tragedi saling lempar tanggung jawab, karena yang dipikirkan hanyalah keuntungan apa yang didapat, bukan kontribusi apa yang diberikan.

10. Perlakukan seolah dia jodohmu, yang harus ada chemistry

Yang terakhir ini bikin baper, hehe. Tapi serius, milih partner bisnis itu sama kayak milih jodoh. Pilihlah dia yang menerimamu apa adanya. Perbedaan pendapat wajar, asalkan mencari jalan keluar adalah tujuannya.