Doa Ketika Melihat Hilal Ramadhan (Arti dan Terjemahan)

Doa ketika melihat hilal di bulan ramadhan
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ada baiknya kita perbanyak dzikir kepada Allah Swt. salah satunya yaitu doa ketika melihat hilal ramadhan.
Doa ketika melihat hilal di bulan ramadhan

Doa Melihat Hilal Ramadhan

ALLAHU AKBAR, ALLAHUMA AHILLAHUU 'ALAINAA BIL AMNI WAL IIMAAN, WAS-SALAAMATI WAL ISLAM, WAT-TAUFIQ LIMAA TUHIBBU WA TARDHAA, RABBUNAA WA RABBUKA ALLAH.

Artinya: "Allahu Akbar, Yaa Allah munculkanlah hilal itu pada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan islam, dan membawa taufiq kepada apa yang Engkau cintai dan Engkau ridai. Rab kami dan Rab kamu (wahai bulan) adalah Allah."

Hadis selengkapnya:
Dari Ibnu Umar, beliau mengatakan,
Hadis riwayat ahmad ketika melihat hilal ramadhan
bahwa Rasulullah apabila melihat hilal, beliau berdoa:
ALLAHU AKBAR, ALLAHUMA AHILLAHUU 'ALAINAA BIL AMNI

[HR. Ahmad dalam musnadnya 888, Ad-Darimi dalam sunannya, 1729, At-Thabrani dalam Mu'jam al-Kabir 13330. Hadis ini digolongkan hadis shahih li ghairi oleh Al-Albani dalam As-Shahihah, no. 1816 dan dinilai shahih oleh Syu'aib Al-Arnauth dalam Ta'liq Musnad Ahmad, 3/171].

Keterangan:
Doa ini hanya dibaca ketika seseorang melihat hilal di awal bulan. Karena itu, bagi yang tidak melihat hilal, tidak disyariatkan membaca doa ini ketika masuk awal bulan. (Sebagaimana keterangan Syaikh Dr. Said Al-Qahthani dalam Syarh Hisnul Muslim, hlm. 262)

Syaikh Al-Albani mengatakan:
"Banyak orang menghadap ke bulan (hilal) ketika membaca doa ini. Sebagaimana mereka menghadap ke arah kuburan ketika mendoakan mayyit. Dan semua ini tidak boleh. Mengingat ketentuan dalam syariah:
Syariah ketika hilal di bulan Ramadhan
"Tidak boleh menghadap diri ketika berdoa kecuali ke arah kiblat shalat"

Sungguh indah apa yang diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah (no. 9729), dari Ali bin Abi Thalib, bahwa beliau mengatakan:
Riwayat Ibnu Abi Syaibah, Ali bin Abi Thalib mengatakan
"Apabila kalian melihat hilal, janganlah menengadahkan kepalanya ke arah hilal (untuk berdoa), tapi cukup berdoa dengan mengucapkan:
RABBII WA RABBUKA ALLAH
"Tuhanku dan tuhanmu adalah Allah"

Kemudian dari Ibnu Abbas bahwa beliau membenci seseorang yang menghadapkan wajahnya ke arah hilal untuk berdoa. Namun cukup dia menghadap sebentar kemudian ke arah yang lain dan membaca doa: ALLAHU AKBAR... (Ta'liq ala Al-Kalimut Thayyib, no. 162, dari Syarh Hisnul Muslim, hlm. 263)