Komponen Material Desain Produk Elektronika Praktis Lampu Baca LED

Komponen dan Material Desain Produk Elektronika Praktis Lampu Baca LED
Produk elekrtonika praktis dalam pembahasan kali ini adalah rangkaian elektronika sederhana lampu baca LED. Kebutuhan pelanggan akan produk elektronika praktis lampu baca LED memberikan inform peluang usaha bagi pelaku usaha untuk membuat produk yang memiliki keunikan dan penanganan secara efektif dan efisien.

Desain merupakan gambar rancangan awal untuk membuat sebuah produk. Ide atau gagasan dituangkan dalam skema rangkaian elektronika. Rangkaian ini didesain kembali untuk dituangkan pada papan PCB dan soldering mash. Desain produk elektronika praktis rangkaian sederhana lampu baca LED merupakan salah satu produk yang dikembangkan dalam pembahasan sebagai tahapan dalam pembuatan produk.

Bahan dan Komponen 

Desain yang telah dibuat membutuhkan komponen-komponen yang dirakit untuk membentuk rangkaian serta bahan-bahan yang diperlukan untuk mendukung desain pembuatan produk secara mekanik.

a. Material Bagian Mekanik

Material yang digunakan dalam pembuatan produk lampu baca LED untuk bagian mekanik dapat menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar atau dengan memanfaatkan limbah. Limbah yang dapat digunakan antara lain limbah kayu di industri furniture, limbah kaleng kemasan bekas, limbah plastik, limbah styrofoam, limbah hasil pertanian, bambu yang didesain sedemikian rupa sehingga membentuk desain yang unik dan memiliki nilai tambah serta fungsi yang optimal sesuai dengan selera pelanggan.

b. Material Bagian Elektronik

Rangkaian sederhana Lampu baca LED membutuhkan beberapa komponen diantaranya LED, resistor, PCB, baterai, dan saklar geser.

1. Lampu Penerangan

Light Emiting Diode (LED) digunakan sebagai lampu penerangan baca, memiliki sifat dan konsumsi tegangan rendah, kecepatan penyaklaran cepat. Energi yang dikeluarkan LED dalam bentuk pancaran cahaya. Dalam memilih LED perlu diperhatikan tegangan kerja dan arus maksimum. LED terbuat dari bahan mineral anorganik yang bervariasi sehingga menghasilkan berbagai warna.

2. Resistor

Resistor merupakan komponen yang berfungsi untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian elektronika dalam hal ini membatasi arus yang masuk ke dalam LED sehingga dapat bekerja sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Jenis resistor cukup beragam dalam satuan ohm dan symbol Ω (omega). Disamping resistor dengan kode warna, terdapat resistor SMD (Surface Mounted Device), seiring perkembangan teknologi elektronika SMD berbentuk kotak kecil dan cara pemasangan menempel pada PCB. Resistor SMD 5% dengan 3 digit angka memberi kode digit sebagai contoh 220, diartikan :
- digit ke 1 = menunjukkan angka pertama dari nilai resistor
- digit ke 2 = menunjukkan angka ke dua dari nilai resistor
- digit ke 3 = menunjukkan angka pengali (multiplier)
Nilai resistans pada gambar resistor SMD 220 adalah sebesar 22 ohm.

3. Baterai

Bentuk fisik baterai beragam dan berukuran kecil. Button cell, baterai ponsel, batu baterai berukuran AA, AAA. Baterai pada ponsel dapat diisi ulang. Penggunaan disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Saklar Geser

Saklar berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan rangkaian listrik yang menggunakan sumber listrik arus searah (DC).

5) Printed Circuit Board (PCB)

Papan sirkuit cetak sebagai media untuk meletakkan komponen elektronika yang dipasang dan dirangkai dan di salah satu sisinya dilapisi tembaga untuk menyolder kaki-kaki komponen. PCB memiliki jalur konduktor yang berfungsi untuk menghubungkan satu komponen dengan komponen yang lainnya.

c. Material Bagian Pengemasan

Pengemasan disebut juga pembungkusan, pewadahan atau pengepakan, dan merupakan salah satu cara perlindungan pada produk. Pengemasan merupakan wadah atau pembungkus yang dapat membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakankerusakan pada bahan yang dikemas/dibungkusnya. Material yang digunakan untuk pengemas dapat berasal dari kertas, karton, bambu, kayu atau plastik disesuaikan dengan desain produk yang dibuat. Fungsi pengemasan antara lain:
- Menjaga Produk tetap bersih
- Proteksi produk terhadap kerusakan fisik
- Proteksi terhadap perubahan kadar air, cahaya
- Berfungsi lebih efisien ekonomis
- Memudahkan membuka menutup
- Penanganan pengangkutan
- Menampilkan identifikasi dan informasi
- Promosi

d. Peralatan Pendukung

Peralatan digunakan untuk mempermudah pekerjaan baik secara manual maupun dengan menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya. Kecepatan, ketepatan, dan kualitas hasil menjadi penting untuk menghasilkan produk yang memenuhi minat pasar. Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi bagian utama yang harus diperhatikan.

Peralatan pendukung yang erat kaitannya dengan pembuatan desain produk elektronika praktis lampu baca LED antara lain: tang kombinasi, tang potong/diagonal cutter, tang pengupas kabel, multitester, tang lancip/long nose pliers, screwdriver, bor.