Lirik Lagu Payung Teduh - Menuju Senja

Lirik lagu Payung Teduh - Menuju Senja
Indahnya langit sore menuju senja tak bisa dituangkan dalam lirik-lirik maupun kata-kata. Lagu Payung Teduh berjudul Menuju Senja ini cocok sekali didengarkan di kala hari semakin senja dan langit pun yang awalnya berwarna jingga hingga saat ini menjadi biru gelap, tak terasa sangat singkat sekali sore yang indah ini.

Waktu senja adalah waktu yang paling indah dari sepanjang hari, bagaimana tidak? Senja itu waktu dimana terang dan gelap bertemu dan berganti. Burung-burung terlihat kontras dan tampak jelas berterbangan kesana-kemari, mungkin setelah mereka mencari makan seharian penuh, dan angin yang terasa sangat sejuk dan berhembus lumayan cepat. Bentukan siluet yang dihasilkan dari bayangan rumah, pepohonan, dan beberapa menara telpon menambah syahdunya suasana sore ini.

Berikut adalah Lirik Lagu Payung Teduh - Menuju Senja untuk menemani soremu menuju senja.

Harum mawar di taman..
Menusuk hingga ke dalam.. sukma..
Dan menjadi tumpuan rindu.. cinta bersama..
Di sore itu menuju senja..

Bersama..
Hati yang.. terluka..
Tertusuk pilu.. menganga luka itu..
Di antara senyum dan menapaki jejak kenangan..
Di sore yang gelap ditutupi awan..

Bersama..
Setangkup bunga cerita yang kian merambat di dinding penantian
Ada yang mati, saat itu, dalam kerinduan..
Yang tak terobati..

Harum mawar di taman..
Menusuk hingga ke dalam.. sukma..
Dan menjadi tumpuan rindu.. cinta bersama..
Di sore itu menuju senja..

Baru saja.. kuberanjak..
Beberapa saat.. sebelum itu..
Ada yang mati.. menunggu sore.. menuju senja..
Bersama..

Harum mawar di taman..
Menusuk hingga ke dalam.. sukma..
Dan menjadi tumpuan rindu.. cinta bersama..
Di sore itu menuju senja..