Bab 1: Investigasi Mata Satu - The Diary Of Dajjal

Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bagian 1: Investigasi Mata Satu. Buku ini akan menyelidiki kedatangan Dajjal, Imam Mahdi dan kemunculan kembali Nabi Isa As. Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW. dikatakan:

"Aku memperingatkan kalian untuk melawannya (Dajjal) dan tidak ada Nabi yang tidak memperingatkan umatnya untuk melawannya. Tapi aku akan mengatakan sesuatu yang belum pernah diungkapkan oleh para Nabi sebelumku. Kalian harus tahu bahwa ia bermata satu. Dan Allah tidak bermata satu." (Shahih Bukhati mengutip perkataan Muhammad Rasulullah Sallahu alahi wa salam).

Hampir semua kebudayaan sudah meramalkan kedatangan Dajjal. Umat Kristiani menyebutnya sebagai si "Anti-Kristus". Meskipun sebagian besar orang takut dengan hal itu, tapi tidak sedikit pula yang sudah mempersiapkan diri selama ribuan tahun untuk mengadakan acara penyambutan.

Sambil menggelar karpet merah...

Atau lebih tepatnya, menggelar karpet petak catur (checkered), dan rahasia ini akan kami jelaskan pada bab berikutnya. Tapi sebenarnya apakah tanda-tanda kemunculan si makhluk bermata satu itu?
Investigasi Mata Satu - The Diary Of Dajjal
Simbol mata Ra
Simbol mata satu (all-Seeing Eye) sudah ada sejak ribuan rahun lalu seperti contohnya simbol Ra yang terdapat dalam artefak-artefak peninggalan Mesir Kuno. Sejak abad pertengahan, mata satu kini terserap dalam simbol-simbol Freemansory (perkumpulan rahasia) yang digunakan dalam ritual mereka, dan bahkan dapat dijumpai sekarang ini sepertu mata uang dolar AS.
Mata Uang Dolar AS
Dolar AS
Jika kita memperhatikan dengan jeli gambar dolar itu, maka akan tampak mata satu yang berjudul nuvo ordo seclorum yang pengertiannya akan dijelaskan pada bab selanjutnya. Jika Anda jeli, simbol ini dapat ditemukan di sekitar kita seperti gambar program televisi Nickelodeon.
Nickelodeon Mata Satu
Simbol mata di acara televisi anak-anak Nickelodeon
Gambar mata satu ini merupakan salah satu simbol Hieroglyph (aksara Mesir Kuno) yang berarti Dewa Ra atau Ré yang berarti Dewa Matahari. Ra merupakan dewa tertinggi dalam kebudayaan Mesir Kuno karena supremasi kekuasaannya meliputi alam semesta. Fir'aun masa lalu menghiba diri mereka terhadap Ra atau Ra-Horakty (tatkala Ra dan Horus bersatu ata merupakan satu jiwa).

Ilustrasi Ra dapat ditemukan dalam kitab-kitab sihir dan pagan pada masa itu, bahkan sekarang pun dapat terlihat jelas dalam penampakannya dalam uang dolar AS, simbol keagamaan, dan bahkan perkumpulan rahasia seperti Freemansory.

Tanda-tandanya tidak hanya terbatas dalam ilustrasi mata satu, namun juga berupa bangunan fisik yang dibangun untuk melayani agenda mata satu, yaitu Sebuah Tatanan Dunia Baru atau yang lebih dikenal dengan New World Order. Salah satunya adalah Menara Babel di Babilonia.
Menara Babel
Menara Babel
Menara Babel yang dalam bahasa Ibrani adalah Migdal Bavel, serta dalam bahasa Arab disebut Burj Babil merupakan bangunan raksasa yang dibangun di kota Babilonia. Menurut Alkitab, bangunan itu adalah manifestasi dari keangkuhan dan kepongahan manusia terhadap Tuhan.

Menara Babel didirikan di masa Kerajaan Babilon, tepatnya di bawah pemerintahan Raja Namrud. Bangunan itu didirikan sebagai bagian dari agenda Namrud untuk mencapat satu tujuan, satu pikiran, dan satu dunia di bawah pemerintahannya yang tepatnya sebagai New World Order. Menara Babel didirikan tidaklah untuk mengagungkan nama Allah SWT. Namun, dengan niat untuk mengagungkan kesombongan manusia seperti yang dikutip dalam alkitab:

Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." (Kejadian 11:4)

Jika kita membaca kitab kejadian pasal 9, maka jelaslah bahwa Babel merupakan kota yang dikutuk oleh Tuhan dimana dengan kemampuan-Nya, Tuhan memberikan azab dengan mencerai-beraikan mereka serta menghancurkan rencana jahat mereka,

Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacau-balaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi. (Kejadian 11:9)

Jika di masa lalu Menara Babel adalah simbol supremasi kekuatan jahat, maka di masa kini kita dapat melihatnya dalam rupa bangunan yang persis sama dengan Menara Babel ribuan tahun lalu.
EU Parliament
EU Parliament
Gambat di atas adalah foto gedung Parlemen Uni Eropa. Uni Eropa dibangun dengan azas atau kepentingan yang sama dengan menara Babel, yaitu melayani kepentingan dunia baru (New World Order) dengan mempersatukan dunia Eropa ke dalam satu tujuan dan simbol supremasi Eropa terhadap dunia.

Bangunan Piramida juga termasuk sebagai bangunan yang digunakan untuk melayani kepentingan sang Anti-Kristus atau Dajjal. Seperti Piramida Giza di Mesir dan Chichen Itza yang merupakan produk peradaban bangsa Maya di Amerika Selatan. 
Louvre Museum - Paris
Louvre Museum - Paris
Hard Rock Cafe - Kuwait
Hard Rock Cafe - Kuwait
Kini, bangunan itu ada di mana-mana untuk membuktikan Dajjal berada di sekitar kita.