Bab 4: Media Yang Dikuasai Dajjal - The Diary Of Dajjal

Bab 4: Media Yang Dikuasai Dajjal - The Diary Of Dajjal
Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 4: Media Yang Dikuasai Dajjal. PENGENDALIAN pikiran dalam bentuk yang tidak pernah diungkapkan sebelumnya. Seperti yang sudah dijelaskan dalam bab sebelumnya, senjata yang mereka gunakan terdapat di dalam rumah kita sendiri. Mereka menghibur kita dan anak-anak kita, hingga akhirnya mendoktrin pikiran kita tanpa disadari.

Di zaman sekarang, orang-orang menghabiskan banyak sekali waktu bersinggungan dengan media modern. Televisi, bioskop, komputer, alat permainan, internet, bacaan fiksi, dan musik populer adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Media tersebut menyuguhkan informasi yang terserap ke dalam pikiran kita, baik secara sadar, maupun tidak sadar.

Informasi yang diterima masyarakat terdiri dari nilai moral, kebajikan, dan perbedaan antara yang benar dan salah, yang digunakan untuk menyusun tatanan sosial dan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Media memiliki peran yang besar untuk membentuk landasan, dengan cara mempengaruhi pandangan setiap individu terhadap dunia dan segala hal yang ada di dalamnya.

Hanya melalui sekelompok orang yang menguasai informasi sepenuhnya dan ditempatkan di dalam media, maka mereka memiliki kekuatan untuk mendoktrin seluruh populasi dunia dengan cara berpikir mereka.

Fakta itulah yang berusaha untuk digali oleh kelompok freemason. Mereka menggunakan industri hiburan untuk memposisikan orang-orang agar sesuai dengan cara berpikir mereka. Baik itu secara terbuka ataupun terselubung. Metode yang mereka pergunakan memang bervariasi, tetapi tetap demi tujuan yang satu. Yaitu, untuk mencekoki kita dengan keyakinan, ideologi, dan tujuan mereka yang sedemikian rupa, sehingga kita mulai berpikir bahwa itu adalah hasil pikiran sendiri.

Bukti dari tindakan mereka itu dapat kita temukan dengan sangat mudah. Yang harus dilakukan hanyalah mencari tahu siapakah pemilik dan pengendali media di seluruh dunia?

Kita akan mengetahui bahwa mereka adalah orang yang sama dengan kelompok minoritas yang berhasil menyelamatkan diri dan menjalankan sekte rahasia. Mereka adalah kaum Zionis pengikut setan (Lucifer). Banyak di antara mereka Ashkenazi. Ashkenazi adalah nama komunitas Yahudi yang tinggal di Rheinland, Jerman. Namun banyak Ashkenazi yang bermigrasi ke luar Jerman, seperti Hongaria, Polandia, Lithuania, Rusia dan Eropa Timur. Mereka membawa serta bahasa dan kebiasaan mereka. Mereka memiliki dan menjalankan industri musik, film, hiburan, dan pornografi. Semua demi satu tujuan, yaitu mendoktrin kalian melalui pengendalian pikiran.

Apakah kita pikir bahwa itu hanyalah sebuah kebetulan semata jika sekelompok orang tadi memiliki seluruh jaringan media? Sama sekali bukan! Terutama saat kita menyadari bahwa kelangsungan mereka bergantung pada pencucian otak dan doktrinasi nilai terhadap kita. Dapatkah seorang yang menyebutkan tentang Weltanschauungskrieg, yang berarti peperangan cara pandang dunia. Ide awalnya adalah untuk mendoktrin pandangan dunia Nazi ke dalam negara-negara yang telah mereka kuasai. Orang Amerika mengadopsi ide tersebut untuk kemudian menciptakan versi mereka sendiri, yang disebut peperangan psikologis.

Hasilnya..., pengendalian pikiran menjalar di Amerika. Mereka melancarkan strategi untuk memanipulasi pikiran kalian.