Bab 6: Rahasia Arsitektur dan Skema Energi - The Diary Of Dajjal

Bab 6: Rahasia Arsitektur dan Skema Energi - The Diary Of Dajjal
Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 6: Rahasia Arsitektur dan Skema Energi. KETERANGAN berikut ini terinspirasi dari Freedom2ou.

Untuk dapat memahami mengapa sebuah bangunan dibentuk sedemikian rupa, terlebih dahulu kita harus mengerti konsep energi. Beberapa monumen untuk didesain secara khusus dengan alasan penyaluran energi (Chanelling Energy). Tetapi, semua bangunan itu tak akan berguna tanpa partisipasi kita di dalamnya dengan cara melakukan ritual tertentu. Itu dapat dilakukan di sekitar atau di dalam bangunan tersebut, dan itu akan menentukan tipe energi yang manakah yang akan disalurkan. Sebagaimana semua hal di muka bumi, bangunan tersebut bisa digunakan untuk tujuan positif atau negatif.

Bentuk bangunan apakah yang paling tepat atau sempurna untuk menyalurkan energi?
1. Bangunan berbentuk piramida (seperti piramida Giza)
2. Oktagon (seperti Kubah Shakrah, dan berbagai tempat peribadatan lainnya)
3. Dan Kubah (seperti masjid dan Istana Kremlin di Rusia)

Semua itu merupakan desain arsitektur yang paling kuat dan efisien dalam menyalurkan energi. Dengan pemahaman yang baik, "Kelompok tertentu" mengerti benar mengenai konsep tersebut. Hal itu terlihat jelas dari cara mereka membangun bangunan atau monumen. Jika masjid, gereja, dan sinagog dibangun untuk membangkitkan energi positif, maka sebaliknya, bangunan yang dibangun oleh "Kelompok Elit" itu justru bertujuan untuk membangkitkan energi negatif (dark energy).

Pada Hari Akhir nanti, yang terjadi adalah pertarungan energi. Mesiah Palsu alias Dajjal tidak bisa datang sampai energi di seluruh dunia berpusat pada satu titik tertentu.

Keanehan yang terjadi di Kota Dubai

Di lain tempat terdapat bangunan berpola garis (strip) yang bagian puncaknya terdapat bola. Terdapat pula bangunan tempat bersinggungnya pesawat terbang. Monumen yang dibentuk dari peleburan metal, bangunan bertanda X, bangunan dengan tiga buah piramida di bagian puncaknya. Dan tentu saja, Burj al-Dubai, yaitu pencakar langit tertinggi di dunia.
Burj al-Dubai
Burj al-Dubai
Itu mengapa kini Kota Dubai hampir selalu diselimuti kabut...

Dubai yang wilayahnya didominasu oleh gurun, kini justru diselimuti kabut. Tidak ada satu pun ahli meteorologi yang dapat melihat apakah hubungannya. Saya (Aarchenar) mulai berpikir, apa yang akan terjadi jika di kota tersebut dibangun sebuah mahakarya yang dirancang secara unik?

Perhatikan foto bangunan berikut ini.
Bangunan Oktagon
Bangunan Oktagon
Obelisco di Argentina
Obelisco di Argentina
Obelisk Washington Monument
Obelisk Washington Monument
Bangunan tersebut akan menyerap energi dari sekitarnya. Tentu saja, tidak ada seorang pun yang dapat mengabaikan tempat populer ini,

Hanya makhluk hidup yang dapat menghasilkan energi yang akan terserap. Dan apa saja aktivitas yang kita lakukan di dalam bangunan tersebut, akan menjadi suatu faktor penentu tipe energi yang akan disalurkan, baik itu negatif maupun positif.

Jika kita mencermati, maka kita akan tahu bahwa bangunan paling penting di muka bumi telah dibangun pada titik persilangan atau leylines. Leylines adalah penjajaran hipotesis atas garis geografi beberapa tempat, seperti monumen kuno atau megalitikum. Istilah leylines kali pertama digunakan pada tahun 1921 oleh arkeolog amatir Alfred Watkins, dalam bukunya, The Old Straight Track. Leylines mengungkapkan titik energi strategis di muka bumi. Ketika bentuk-bentuk bangunan geometri suci (sacred geometry) seperti di atas, leylines dan arsitektur diselaraskan, maka akan terbentuk sebuah stargate (gerbang bintang), yang membuat pintu menuju dimensi lain yang saling bersinggungan dan terbuka.
Stargate
Stargate
Stargate ini berjarak ribuan tahun cahaya dari bumi, tapi bisakah kita pulang kembali setelah melintasinya?

Bintang David adalah lambang negara Israel, juga simbol garis persinggungan dunia (intersection). Tetapi, dalam kasus Zionis, bintang itu menyimbolkan persinggunan kegelapan (darkness).

Obelisk adalah bentuk lain yang paling jelas menggambarkan struktur negatif di masa kejayaan Fir'aun. Di zaman sekarang, dengan mudah kita dapat menemukan bentuk bangunan tersebut. Tidak hanya di Mesir, tetapi bangunan Obelisk juga terdapat di Brazil, Central Park, New York, Monumen Washington di ibukota AS, dan Vatikan. Semua itu adalah bukti yang ditinggalkan oleh pengikut Lucifer, dan membuka jalan untuk Dajjal atau Anti-Kristus.

Masih banyak contoh yang biasa kita temukan selain dalam tayangan televisi. Carilah contoh lainnya di sekitar kita.
Obelisk
Obelisk
Obelisk merupakan bangunan tegak layaknya monumen yang digunakan pada zaman Mesir Kuno sebagai tempat melakukan peribadatan. Itu biasanya dibuat dengan sebongkah batu. Bangunan tersebut berbentuk persegi, dan pada puncaknya terdapat piramida kecil. Di zaman Mesir Kuni, monumen ini adalah tempat pemujaan Dewa Ra (Dewa Matahari).

Kata Obelisk sendiri sebenarnya diambil dari bahasa Yunani yang disebut oleh Herodotus karena dialah yang kali pertama mendeskripsikan monumen ini. Banyak bangsa dunia yang terinspirasi oleh bangunan ini salah satunya adalah Romawi Kuno. Terdapat 29 Obelisk di dunia ini, di antaranya terdapat di Mesir, Prancis, Israel, Italia, Polandia, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat.