Dosa Syirik Dapat Diampuni

Dosa Syirik Dapat Diampuni
Pertanyaan yang seringkali kita dengar adalah 'Apakah dosa syirik tidak bisa diampuni meskipun sudah taubat nasuha dengan sungguh-sungguh?'

Mari kita bahas jawaban dari pertanyaan tersebut!
Syirik adalah dosa yang paling besar. Allah SWT. menyebutkannya sebagai kezaliman yang sangat besar. Perilaku syirik dosanya tidak akan diampuni berdasarkan dalil-dalil berikut:

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." (Qs. Al-Ma'idah: 72)

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." (Qs. An-Nisa': 48)

Para ulama menjelaskan bahwa ayat-ayat di atas berlaku bagi orang-orang yang membawa kesyirikannya sampai mati. Artinya siapa pun yang pernah berbuat syirik dan tidak bertaubat sampai dia meninggal, dosanya itu tidak akan diampuni. Sedangkan orang yang sempat bertaubat maka dosanya akan diampuni. Sebagaimana para sahabat di zaman Rasulullah SAW. yang di masa jahiliyahnya selalu berbuat syirik lalu mereka bertaubat dan masuk Islam, maka mereka menjadi manusia-manusia baru yang terbebas dari semua dosa syiriknya.

Pada ayat yang lain dinyatakan
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungghunya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."" (Qs. Az-Zumar: 53)

Ayat ini semakin menegaskan bahwa Allah berkuasa untuk mengampuni semua dosa, termasuk dosa syirik. Meskipun begitu, untuk dosa-dosa yang berkaitan dengan kezaliman kita kepada sesama manusia, seperti hutang yang belum terbayar dan kesalahan-kesalahan yang belum dimaafkan, tentu akan dihisab dan diazab oleh Allah SWT. bergantung kepada kehendak-Nya.