Bab 12: Citra Arab Yang Buruk Dan Tanah Yang Dijanjikan

Citra Arab Yang Buruk Dan Tanah Yang Dijanjikan
Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 12: Citra Arab Yang Buruk Dan Tanah Yang Dijanjikan. DR. JACK SHAHEEN, seorang profesor pensiunan guru besar Universitas Southern Illinois pernah menulis sebuah buku berjudul Reel Bad Arabs-How Hollywood Vilifies a People (Kumpulan Orang Arab Jahat- Bagaimana Hollywood memfitnah orang-orang Arab).

Arab adalah kelompok yang paling sering difitnah dalam sejarah Hollywood. Mereka seringkali digambarkan sebagai manusia rendahan, atau meminjam julukan Nazi kepada kaum Gipsy dan Yahudi, dijuluki untermensch. Citra itu sudah melekat lebih dari satu abad lamanya.

Selama tiga puluh tahun, aku memperhatikan bagaimana para pembuat citra menampilkan orang Arab di layar perak. Bukuku yang terbaru, Reel Bad Arabs-How Hollywood Vilifies a People, mengupas lebih dari 1000 film. Mulai dari film lama hingga film hits masa kini. Melalui buku tersebut, aku mencoba menunjukkan apa yang selama ini tidak pernah diperhatikan orang.

Pola konsisten yang berisi kebencian dan stereotip terhadap Arab. Itu sangat berbahaya, karena stereotip tersebut akan merenggut seluruh rasa kemanusiaan orang yang melihatnya. Segala aspek dalam budaya kita akan menggambarkan orang Arab sebagai bajingan.

Kita mengambil beberapa citra yang sudah terbentuk dan mengulangnya secara terus menerus. Tidak peduli apakah orang Arab itu tinggal di Paduka, Kenctucky, atau Woodriver, Illinois, yang kita tahu mereka semua adalah sama.

Kita disuguhkan sebuah mitologi yang bernama citra orang Arab di Hollywood. Mitos negeri Arab. Negeri Arab dulu adalah negeri Arab sekarang. Arab hanyalah sebuah karikatur dimensional. Kartun yang dipergunakan oleh para pembuat film untuk menampilkan para bajingan.

Berulang-ulang kali kita melihat orang Arab digambarkan sebagai badut yang hanya hadir di dalam sebuah film untuk dijadikan bahan lelucon. Stereotip tersebut telah tersebar luas, dan orang nyaris tidak menyadarinya karena memang kita tumbuh besar dengan citra seperti itu. Lihat saja di televisi. Kita kini memiliki televisi yang selalu menunjukkan kepada kita bahwa selain teroris berasal dari Arab, tapi orang keturunan Arab yang sudah menjadi warga negara Amerika pun adalah teroris.

Contoh paling jelas dapat dilihat di dalam film Sleeper Cell. Film itu bercerita tentang kelompok Islam yang terkenal kejam beroperasi di sudut jalan. Semua orang Arab adalah anggota jaringan tersebut, bahkan tuna wisma sekalipun. Bukan itu saja, orang Arab bertampang Barat pun ikut ambil bagian dalam konspirasi anti-Amerika.

Mereka adalah aktor Israel yang memerankan teroris muslim. Di dalam film tersebut mereka menyatakan perang terhadap Amerika. Dan mereka akan memenangkan perang itu dengan cara menakuti dan meneror orang Amerika. Menurut mereka, cara terbaik untuk memberikan pelajaran itu adalah dengan menyerang mereka di tempat tinggal mereka, lokasi bekerja, dan arena bermain. Tentu saja hal itu menimbulkan ketakutan dan kebencian yang mendarah daging.

Ketakutan serta kebencian itu telah sangat merasuk ke dalam jiwa orang Amerika dan penduduk dunia lain yang melihatnya. Mereka terpengaruh dengan semua citra buruk orang Arab yang ditampilkan televisi. Sehingga, ketika orang Arab yang tidak berdosa terbunuh, ketika mereka dibom, dilukai dan disiksa diberbagai tempat, bukan sesuatu yang mengherankan jika kita sama sekali tidak merasa kasihan atau yang lebih buruk lagi justru menampakkan rasa syukur.

Rush Limbaugh Show adalah acara bincang-bincang di radio Amerika, Premiere Radio Network, yang dibawakan oleh Rush Limbaugh. Sejak kali pertama disiarkan pada tanggal 1 Agustus 1988, acara tersebut menjadi favorit dan mempopulerkan format bincang-bincang politik. Dalam acara tersebut, pernah ditayangkan adegan penyiksaan terhadap orang Arab yang berada di dalam penjara dan dilakukan oleh penjaga berkulit putih. Orang-orang Arab itu ditelanjangi, dipukuli, disiksa, bahkan dilecehkan secara s*ksual oleh tentara Amerika yang berseragam dan menenteng senapan. Apa yang terjadi di dalam penjara itu semacam inisiasi mematikan. Dan mereka berusaha menghancurkan hidup para tahanan itu. Mereka melakukannya sebagai bentuk pelepasan emosi, semacam perpeloncoan dan olok-olok kejam.

Sebagian besar manusia tidak peduli dengan mereka. Banyak di antara kita yang telah dikondisikan untuk berpikir bahwa penduduk Arab yang tidak bersalah adalah kloning dari Al-Qaeda dan Saddam Husein. Mereka semua sama dan satu kesatuan, jadi kita dipaksa untuk tidak meletakkan rasa simpati atau berusaha mengerti keadaan mereka.

Mengapa banyak orang yang bisa sampai kehilangan rasa kemanusiaannya seperti itu? Jawabannya itu disebabkan oleh hegemony Hollywood dan media telah dikuasai oleh kaum Zionis. Merekalah yang sengaja mengatur skenario semacam itu. Namun apakah yang dimaksud dengan seorang Zionis? Itu berarti kalian mendukung segala usaha untuk pembentukan "Zion".

Apa dan dimana "Zion"?

Tanah Zion ini direncanakan akan membentang dari sungai Nil di Mesir hingga sungai Eufrat di Irak, dengan ibukotanya di Yerusalem.
Peta The Promise Land
Peta The Promise Land
The Promise Land (Tanah yang dijanjikan) begitulah mereka menyebutnya. Tanah tersebut berlokasi di Timur Tengah. Tentu saja rencana sebesar itu tidak mungkin berjalan mulus dan tanpa tantangan. Jadi, siapa yang akan menentang rencana pembuatan Tanah Yang Dijanjikan itu? Tentu saja penduduk yang mendiami wilayah tersebut, yaitu orang Arab.

Pikirkanlah lebih mendalam. Mereka mengendalikan media agar sengaja menggambarkan orang Arab sebagai orang yang jahat. Tanah yang dijanjikan ternyata berada di Timur Tengah. Hubungkan potongan teka-teki itu. Orang-orang sengaja didoktrin untuk menerima apa yang terjadi sekarang dan di masa depan. Agar pengikut Zionis dapat mewujudkan tanah yang dijanjikan yaitu Zion yang selama ini sudah mereka tunggu.

Sungai Nil, sungai Eufrat, dan Israel atau Zion, kesemuanya menjadi satu kesatuan. Apakah kita bisa melihat bagaimana semua itu saling terkait dengan Tatanan Dunia Baru dan "Timur Tengah yang Baru" seperti yang dipropagandakan oleh pemerintah Amerika Serikat? Apakah kita kini mengerti mengapa orang Arab dan muslimin digambarkan sedemikian rupa di Hollywood dan berbagai media?

Zion pasti akan didirikan, baik itu melalui perang atau konsensus (perjanjian). Tetapi, jenis konsensi seperti apa itu? Yaitu konsensi dimana pemimpin negara-negara tersebut dikendalikan sepenuhnya oleh kelompok Zionis, dimana para pemimpinnya sangat bergantung pada dukungan mereka, sehingga pemimpin tersebut tidak akan pernah bisa berkata tidak terhadap perintah mereka.

Sekarang, mari kita bandingkan dengan apa yang terjadi di wilayah Timur Tengah pasca pembentukan negara Israel pada tahun 1948:

Mesir: menandatangani perjanjian dengan Israel pada tahun 1979 di Washington. Sejak saat itu, lantaran kepatuhannya terhadap perintah Zionis, pemimpin mereka tetap berdiam diri melihat rakyatnya menderita.

Yordania: Raja Yordania menandatangani perjanjian dengan Israel pada tahun 1994. Dan setali tiga uang dengan pemimpin Mesir, ia pun tetap berdiam diri menyaksikan penderitaan yang terjadi di Timur Tengah, sementara ia terus mematuhi perintah kelompok Zionis.

Arab Saudi: sebagai imbalan atas perlindungan yang diberikan kepada pewaris tahta, keluarga kerajaan Arab Saudi hingga saat ini menjadi sekutu terbesar AS.

Palestina: sejak tahun 1948, yaitu ketika berdirinya negara Israel, tidak pernah ada kedamaian di sana.

Lebanon: selama 30 tahun, apa yang terjadi disana tidak berbeda jauh dengan Palestina. Pendudukanya pun tidak pernah merasakan kedamaian.

Irak: pada April 2003, perang teror yang telah lama berlangsung, akhirnya mengakibatkan masuknya pasukan AS ke negara tersebut. Akibatnya, para penduduk Irak merasakan penderitaan hingga kini.

Suriah dan Iran adalah dua negara Timur Tengah lain yang juga menentang rencana kelompok Zionis, dan kedua negara tersebut masuk ke dalam daftar "Poros Setan".
Karikatur Poros Setan
Karikatur Poros Setan
Karikatur ini menunjukkan bahwa Iran, Suriah, dan Korea Utara masuk ke dalam poros setan, sementara Irak, yang dahulunya juga ikut termasuk, kini terlihat sudah dibumihanguskan. Di bagian tengah terdapat tulisan tangan berbunyi, "baiklah Mr. Bush, kami mendengarkan". Jika ketiga negara ini tetap menentang Amerika Serikat seperti sikap yang mereka tunjukkan hingga saat ini, maka tidak mengherankan jika nasib yang akan mereka terima menjadi sama dengan Irak nantinya.

Tidak ada harapan lain atas seorang Yahudi sejati yang merasa tersinggung dengan apa yang telah kujabarkan, karena Yahudi sejati akan percaya dengan kata-kata berikut:

Rabi yang sesungguhnya akan selalu menentang zionisme dan negara Israel. Selama lima puluh tahun, kami telah mengalami kesengsaraan akibat berdirinya negara itu. Pemuda sosialis. Akhiri perang dan imperialisme.