Bab 18: Keberadaan Setan Di Dalam Budaya Pop - The Diary Of Dajjal

Keberadaan Setan Di Dalam Budaya Pop - The Diary Of Dajjal
Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 18: Keberadaan Setan Di Dalam Budaya Pop. SELAMAT datang di bagian tiga.

Ketika seseorang kembali dari liburan musim panas, hampir tidak mungkin mengabaikan budaya pop yang dicekokkan kepada anak-anak. Kini kita telah mengetahui betapa efektifnya teknik pengendalian pikiran melalui media. Kita telah melihat pengendalian pikiran melalui media. Kita telah melihat beberapa juta dolar telah dikeluarkan untuk mendoktrinasi pikiran kita. Agenda ini bertujuan untuk mencekoki kita dengan "gaya hidup" tertentu. Pengendalian ini bertujuan untuk mengkondisikan populasi agar tanpa disadari, kita terjerat ke dalam arus konsumerisme dan materialisme sebagai bahan bakarnya. Populasi tersebut adalah populasi yang mengiba-iba untuk dikendalikan, mencintai korupsi, dan membenci agama serta Tuhan. Pertanyaan yang harus kita ajukan kepada diri kita adalah "mengapa?". Saat ini, jika kita menyatakan bahwa kita telah "memperoleh" konspirasi besarnya, namun belum membuktikan sendiri, berarti kita belum memahami gambaran besar dari apa yang sudah dibahas. Gambaran besar ini bukan perkara bagaimana kita menumbangkan pemerintah yang berkuasa, namun, ini adalah tentang bagaimana kita memenangkan pertempuran dari dalam diri. Sebab, ini adalah pertarungan, dengan kita sebagai pejuang sekaligus medan pertempurannya. Kita harus dapat mengatasi godaan duniawi untuk mencapai kebebasan sejati! Hanya dengan cara itulah kita bisa menjadi panutan hidup bagi pencari "kebenaran", karena sistem atau agenda mereka memerosokkan kita ke dalam kegelapan.

Marilah kita perhatikan lirik lagu paling laris di tahun 2008, Katy Perry dengan I kiss the girl dan lagu paling laris kedua tahun 2008 yaitu Disturbia yang dibawakan oleh Rihanna,

It is a thief in the night (seorang pencuri di malam hari)
To come and grab you (datang dan menculikmu)
It can creep up inside you dan consume you (merangkak di dalam dirimu dan menguasaimu)
A disease of the mind it can control you (penyakit bagi pikiran yang dapat mengendalikanmu)
It's too close for comfort (mendekatkanmu kepada kenyamanan)
Disturbia.
"ITS LIKE THE DARKNESS IN THE LIGHT!", (Disturbia seperti "Kegelapan", padahal itulah "Cahaya").

Lirik lagu di atas mengingatkan saya mengenai apa yang dikatakan oleh Rotschild tentang Setan.

"Lucifer memang hidup, dia adalah Tuhan kami dan kami adalah orang-orang terpilihnya".

Demikianlah yang dikutip dari Rothschild, pendiri perkumpulan Illuminati. Pada intinya, budaya pop masa kini penuh dengan puja-puji terhadap tuhan-tuhan kelompok elit, yaitu setan. Jika kita berbicara tentang artis, stasiun televisi, perusahaan atau organisasi apapun yang dimiliki oleh kelompok Elit tersebut, maka tidak sulit bagi kita untuk melihat bahwa mereka berpegang kepada setan yang sama.

Apakah kita perlu bukti lebih banyak lagi mengenai afiliasi Disney dengan setan? Ataukah para kelompok elit tersebut sedang menjalankan agenda mereka? Isyarat tangan "setan" dipraktikkan oleh para pemimpin dunia. Mengapa rencana tata kota di Washington membentuk pentagram lambang setan? Dan mengapa titik pusat pentagram terletak di Gedung Putih? Mengapa ada banyak obelisks di ibukota-ibukota negara seluruh dunia? Mengapa ada bentuk "burung hantu" mengelilingi Gedung Capitol di Washington? Bentuk apakah yang terletak tepat di pusat bintang perlambang setan? Pentagon, segi lima. Rencana utama setan dan para pemujanya adalah membuat kita menyimpang dari ajaran-Nya. Apabila atheisme dipilih sebagai senjata untuk menghadapi "Tatanan Dunia Sekuler", maka situasinya akan sia-sia layaknya menyiram api dengan air tanah. Namun, apapun yang dilakukan oleh para penyembah setan itu, Tuhan tetap akan menjadi Maha Kuasa. Dia (Allah SWT.) Sang Penyelamat jiwa kita.