Fungsi Utama DNS (Domain Name System)

Sesuai dengan namanya, DNS atau Domain Name System merupakan sistem penamaan domain yang berfungsi untuk menerjemahkan domain ke IP Address ataupun sebaliknya. DNS sifatnya terstruktur, di DNS ini terdapat suatu database yang mengelola tentang penamaan domain. Anda mungkin sering membuka situs seperti www.google.com. Itulah domain. Mari kita analogikan DNS dengan kontak telepon kita.

Fungsi utama DNS atau Domain Name System pada Jaringan
Coba perhatikan kontak pada handphone kita, pada dasarnya kontak-kontak tersebut merupakan kumpulan dari nomor-nomor handphone orang lain, lalu kita simpan nomor-nomor tersebut dengan nama, dengan begitu kita akan lebih mudah mencari ataupun menghafal nama kontak tersebut dibandingkan kita harus menghafal nomor handphone yang panjangnya sekitar 11 sampai 13 digit.

Sama halnya dengan DNS, misalkan kita memiliki suatu domain www.google.com padahal awalnya alamat dari server itu berbentuk IP Address 74.125.135.105, karena memang pada dasarnya komputer atau server yang ada di jaringan berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan IP Address.

Jadi dimana letak kegunaan DNS di jaringan? DNS berguna bagi user ataupun kita sebagai pengguna internet untuk dapat mengakses suatu alamat di jaringan dengan mudah tanpa harus menggunakan IP Address. Bayangkan saja kita harus menghafal 74.125.135.105 jika ingin membuka Google, dan itu seulit untuk dihafal dan sangat merepotkan. Beruntunglah ada DNS yang menerjemahkan IP Address menjadi domain, jadi kita cukup menghafal address www.google.com untuk bisa mengakses situs tersebut.