Bab 20: Pelepasan Katup Penyumbat Kebebasan - The Diary Of Dajjal

Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 20: Pelepasan Katup Penyumbat Kebebasan. DALAM bab ini akan dipaparkan mengenai kesulitan yang dihadapi oleh orang-orang yang berusaha membuat orang lain di lingkungan mereka menerima informasi sejenis ini. Saya selalu mendapat email dari mereka yang menerima informasi yang saya kemas ini, yang berisi keluhan mengenai kesulitan yang mereka alami ketika mengkomunikasikan informasi mengenai sesuatu yang disebut 'konspirasi' kepada jaringan dan teman-teman mereka. Banyak orang yang menolak informasi sejenis ini, menentang, bahkan menertawakannya, bahkan ada yang mengatakan bahwa mereka gila dan memanggil mereka dengan sebutan-sebutan negatif lainnya. Hal tersebut sebenarnya umum terjadi pada saat kita menyampaikan pemikiran dan informasi semacam ini, dan saya pun mengalaminya. Saya yakin siapapun yang telah melakukan ini pasti mengalami hal serupa.

Ketika kali pertama saya memiliki perhatian terhadap hal ini, kemudian menemukan kenyataan dan menyadari kesalahan apa yang tengah terjadi di dunia ini, saya pun merasa memiliki kewajiban untuk menyebarkan informasi jenis baru yang telah saya temukan itu kepada orang-orang yang berada di sekeliling saya. Namun tahun-tahun berlalu, dan seiring dengan berjalannya waktu, saya menyadari bahwa cara seperti ini tidak akan berhasil. Kemudian saya teringat sebuah pelajaran yang disampaikan oleh seorang guru di zaman Cina Kuno. Ketika seorang guru akan mengajarkan ilmu pengetahuan kepada muridnya, dia mengatakan, apa bila seseorang merasa haus, maka berilah ia setengah gelas air. Jika orang itu masih haus, berilah setengah gelas lagi. Hal ini berarti, apabila seseorang menginginkan pengetahuan, maka ia harus terlebih dahulu merasa haus akan pengetahuan tersebut. Dan hanya ketika dia memberitahu kita bahwa ia memang sedang haus atau membutuhkan air itulah, maka kita menyediakan setengah gelas air. Jangan menyiraminya dengan segalon air, sebab ini justru akan membuat dia menyingkir. Berilah setengah gelas air, dan jika ia meminta tambahan air, maka berilah setengah gelas lagi. Jika tidak meminta tambahan air, itu bukan tanggung jawab kita. Lambat laun ia pun akan membutuhkan tambahan air itu.

Cara paling baik untuk membuat orang lain melihat kebenaran dan mengubah cara berpikirnya adalah dengan membiarkan orang itu mengalami sendiri pengalaman perubahan cara berpikir tersebut. Merekalah yang harus melihat dan melakukan penelitian untuk memperoleh pengetahuan, ketimbang diberitahu oleh orang lain. Jadi, jika kita peduli kepada orang lain dan ingin membagi informasi seperti yang terkandung dalam The Diary Of Dajjal ini, maka lakukanlah dengan cara baik. Kita harus melakukannya dengan cara yang cerdas sehingga orang lain akan tertarik. Ketimbang memberikan penjelasan, alangkah baiknya kita ajukan pertanyaan kepada mereka yang akan kita berikan informasi. Misalnya, ketika kita tengah menonton berita bersama teman-teman kita, dan salah seorang teman kita berbicara tentang topik yang tengah ditayangkan dalam pemberitaan itu, maka ajukan pertanyaan kepada teman kita itu, mengapa seperti ini atau seperti itu, atau mengapa menurutmu cerita sebenarnya ditutup-tutupi?

Melalui diskusi seperti ini, kita akan membangun tingkat kepercayaan dan kenyamanan tertentu dengan pendengar yang kita harapkan, ketimbang dengan cara memberikan ceramah. Dengan demikian kita akan bisa menjalankan langkah selanjutnya, yaitu memfasilitasi mereka dengan cara untuk memperoleh atau menerima pengetahuan yang kita anggap bernilai. Mereka yang telah siap untuk melihat kebenaran dan telah siap untuk dilepaskan dari pengetahuan sebelumnya pun akan bisa menerima informasi semacam ini. Namun banyak orang yang tidak bersedia menerima kebenaran, dan hal itu tidak perlu dianggap sebagai sebuah beban.

Mengapa hal ini terjadi? Mengapa orang menolak pengetahuan semacam ini? Mengapa orang menentang pengetahuan ini? Mengapa orang menyerang kita? Salah satu alasan berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya:
1. Dari titik pandang psikologis, informasi ini sulit untuk dicerna. Seseorang tidak bisa begitu saya menerima informasi ini dan tetap memilih untuk menjalani hidup seperti biasa. Otak mengenali bahwa informasi ini akan memaksa kita untuk menata dan memprogram ulang banyak bagian informasi yang telah terkumpul selama bertahun-tahun. Dan otak akan melawannya, sebab hal ini memerlukan upaya mental yang besar. Dan, untuk menghindari upaya itu adalah dengan cara menolak informasi ini.
2. Alasan kedua berhubungan dengan ego. Mereka akan menolak informasi yang kita berikan karena mereka menganggap informasi yang mereka miliki lebih berharga. Mereka tidak bisa menerima bahwa kita mungkin memiliki kebenaran yang berharga yang tidak mereka sadari sebelumnya, dan untuk mempertahankan egonya, mereka menolak kebenaran yang kita sampaikan.
3. Dalam berbagai kesempatan, orang merasa nyaman dengan kehidupan yang dijalaninya, sehingga mereka tidak ingin mengubah cara hidupnya, dan hanya memiliki sedikit kepedulian akan apa yang terjadi di dunia ini. Mereka terlalu memperhatikan hidup mereka sendiri.
4. Kita harus memahami bahwa kebanyakan dari mereka tidak siap untuk dilepaskan dari pengetahuan sebelumnya. Mereka sudah begitu tidak berdaya dan bergantung kepada sistem, sehingga mereka akan berusaha untuk melindunginya.
5. Mereka mempercayai dan menghargai apa-apa yang didengungkan oleh sistem (New World Order), yang merupakan pengambil keputusan utama dalam realitas kehidupan mereka. Apakah alat dengung sistem itu? Tidak lain dan tidak bukan adalah MEDIA!

Hipnotis paling besar di planet ini adalah sebuah kotak bujur sangkar (televisi) di sudut ruangan yang secara terus menerus mengatakan kepada kita bahwa apa yang disiarkannya adalah hal yang nyata!
Jika kita mengatakan kepada orang lain bahwa apa yang mereka lihat dengan mata mereka bukanlah hal yang benar-benar terjadi, maka tamatlah kita. Sebab mereka akan menertawakan penjelasan kita mengenai gambaran besar dari sesuatu yang tengah terjadi di dunia. Mereka pun memang telah menertawakan kita selama ini.
Orang-orang percaya kepada ilusi. Teror dijual!!!
Monolog berikut menjelaskan mengapa tayangan televisi hanya menampilkan ilusi,
Kalian semua dan enam puluh dua juta penduduk Amerika, dengarkan aku sekarang. Sebab hanya kurang dari tiga persen dari kalian semua yang membaca buku. Dan kurang dari lima belas persen membaca surat kabar. Sementara satu-satunya kebenaran yang kalian dapatkan hanyalah sesuatu yang kalian terima dari siaran televisi. Saat ini, ada satu generasi yang tidak mengetahui apapun yang tidak disiarkan di siaran televisi ini. Siaran televisi seolah-olah dianggap gospel, wahyu penghabisan. Siaran televisi dapat menciptakan atau menghancurkan presiden, paus, atau perdana menteri. Siaran televisi adalah kekuatan yang paling mengagumkan di dunia yang tak bertuhan ini. Berbahagialah kita karena kita tidak jatuh ke tangan yang salah. Dan ketika 12 perusahaan terbesar di dunia mengendalikan kekuatan propaganda paling besar di dunia yang tak bertuhan ini, maka siapa yang tahu mengenai kebenaran apakah yang disampaikan oleh jaringan ini. Jadi, kalian semua, dengarkan aku.

Televisi bukanlah kebenaran. Itu hanyalah taman hiburan, arena sirkus, karnaval, iring-iringan akrobat keliling, penari yang menceritakan dongeng-dongeng, penyanyi, pesulap, orang-orang yang gila tontonan dalam pertunjukkan sirkus, penjinak singa, dan pemain sepak bola. Kita berada dit engah-tengah bisnis "pembunuh kebosanan" semata. Jadi, jika kita menginginkan kebenaran, datanglah kepada Tuhan. Datanglah kepada para pemimpin agama. Datangilah diri kita sendiri, sebab di sinilah kita akan menemukan kebenaran sejati.

Tapi, mereka berkata, "Kalian tidak akan pernah mendapatkan kebenaran itu dari kami. Kami akan mengatakan apapun yang kalian ingin dengar. Kami bisa berbohong dengan sangat kejam. Akan kami katakan bahwa Cojackal adalah seorang pembunuh, atau tidak seorangpun menderita kanker di ruang bawah tanah Archie. Dan sebanyak apapun masalah-masalah yang kalian dengar, jangan khawatir, perhatikan saja jam kalian, di akhir waktu ketika dia akan menang. Kami akan ceritakan semua sampah yang kalian ingin dengar. Kami berurusan dengan ilusi-ilusi." Kita tahu, tak satupun dari ilusi ini benar adanya. Namun kalian duduk di depan televisi dari hari ke hari, malam berganti malam, semua usia, semua orang dari berbagai jenis warna kulit, dan semua orang dari latar belakang status sosial yang berbeda. Mereka berkata, "Kamilah yang kalian saksikan. Kalian mulai mempercayai ilusi-ilusi yang kami sebarkan." Kalain mulai berpikir bahwa siaran-siaran adalah kenyataan, dan hidupmu sendiri tidak nyata. Kalian mulai mempercayai apapun yang diberitakan di televisi. Kalian berpakaian seperti "televisi", makan seperti "televisi", membesarkan anak seperti "televisi". Kalian bahkan berpikir seperti "televisi".

Semua ini adalah kegilaan massa. Demi Tuhan. Kalian adalah makhluk hidup! "Kami adalah ilusi", begitulah yang akan mereka katakan. Maka, MATIKAN TELEVISIMU. Matikan televisi sekarang juga. Matikan televisi dan tinggalkan. Matikan sekarang juga ketika kalian mendengar aku saat ini. MATIKAN TELEVISI.

Jika kalian telah membaca buku ini sejak awal hingga detik ini, maka kalian telah sepenuhnya dilepaskan dari katup penyumbat kebebasan kalian. Dengan demikian, kalian dapat menemukan apa yang sesungguhnya nyata. Kalian bisa menemukan jawaban dan makna milik kalian "SENDIRI". Sekarang, kita telah memiliki visi sendiri. Sebab, kini kalian telah terbebaskan!
Selamat datang di dunia nyata.
Eliphas Levi dan Baphomet yang digambarkan oleh Eliphas Levi
Eliphas Levi dan Baphomet yang digambarkan oleh Eliphas Levi.
Coat Of Arms Anti-Kristus
Coat Of Arms Anti-Kritus
Keluarga Rockefeller
Keluarga Rockefeller
Stone Of Jacob & Mall Wafi
Stone Of Jacob. - Mall Wafi tampak dari dalam bangunan yang memiliki simbol piramida dan mata satu.
Skull And Bone
Prescott Bush (berdiri kiri jam dinding) dalam sebuah perkumpulan Skull and Bone.
Struktur Freemason di Kanada
Struktur Freemason di Kanada.
Freemason
Freemason
Dewa Ra dan Isis-Mery
Dewa Ra dan Isis-Mery disinari oleh matahari yang sinarnya membentuk payung (umbrella).
Bohemian Groove dan Jay-Z
Nama-nama orang yang bergabung dalam Bohemian Groove. - Jay-Z dan lambang Freemason.