Bab 21: Ramalan Kedatangan Dajjal Yang Sudah Dekat - The Diary Of Dajjal

Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 21: Ramalan Kedatangan Dajjal Yang Sudah Dekat. APA yang sudah kita bahas sejauh ini hanyalah sebuah perkenalan yang perlu disampaikan untuk membebaskan pikiran kita dan tujuan bagi jiwa kita. Setelah membaca buku hingga sejauh ini, kita sudah memiliki cara berpikir yang tepat sehingga mampu menerima informasi yang paling berharga. Kita telah menyusuri setahap demi setahap dari setiap bagian The Diary Of Dajjal. Sekarang saatnya untuk menemukan jawaban, dan kini saatnya untuk menentukan pilihan. Jika kalian ingin memperoleh jawaban, teruslah membaca buku ini dan temukan kebenarannya. Jika tidak, tutuplah buku ini, kembalilah ke rutinitas semula, dan hiduplah seperti biasa seolah-olah kalian tidak pernah membacanya.

Sekarang, mari kita kembali menuju pembahasan mengenai kelompok Elit dan kelompok rahasia pemuja kegelapan itu. Apakah mungkin mereka mampu menjalankan konspirasi global ini seorang diri? Pikirkanlah, semakin banyak yang kita ketahui mengenai konspirasi tersebut, maka semakin banyak yang kita pelajari tentang sejarah kelompok Elit. Dan kita akan menyadari bahwa rencana mereka nyaris sempurna.

Mengapa kelompok Elit dan kelompok rahasia pemuja alam ghaib itu mengabdikan hidup mereka untuk rencana yang belum akan terwujud di masa mereka? Karena tujuan dari rencana ini tidak diatur oleh manusia, melainkan oleh kekuatan yang jauh lebih besar. Orang-orang telah menjual jiwa mereka untuk mewujudkan rencana ini, dan sebagai imbalannya, mereka akan mendapatkan kekayaan melimpah dan kekuasaan. Lalu siapakah yang diuntungkan dengan adanya rencana ini? Tentu saja, rencana ini akan sangat menguntungkan sang arsitek Tatanan Dunia Baru dan orang-orang bodoh yang menjalankannya.

Sekarang saatnya untuk menyatukan kepingan-kepingan petunjuk yang telah kita kumpulkan sejauh ini. Kita telah melihat dunia tipu muslihat di sekitar kita. Dan kita sepakat bahwa dunia itu adalah dunia kebohongan. Kalian tahu siapa yang dirujuk oleh para Nabi (as) sebagai pelaku tipu muslihat itu? Dialah Anti-Kristus atau Dajjal. Apakah sebutan bagi Mesiah palsu dalam Islam? Sebutannya adalah Al A'war Al Dajjal yang secara harfiah berarti Pembohong Bermata Satu.

Menurut kalian apakah suatu kebetulan jika julukan tersebut kita berikan kepada Mesiah palsu? Apakah hanya suatu kebetulan jika kelompok Elit memilih "mata satu" sebagai simbol mereka? Anti-Kristus Dajjal telah memimpin dunia selama bertahun-tahun. Apakah ia sesosok makhluk, ataukah sebuah pandangan hidup? Dia adalah keduanya, dan ia nyata.

Coba perhatikan sekali lagi piramida yang terdapat dalam The Great Seal. Bagian puncak piramida tersebut terpotong dan terpisah dari bagian bawahnya, dan di puncaknya piramida yang masih mengapung tersebut terdapat all-seeing eye (mata yang melihat segalanya), yang akan terus berada di sana sampai mereka berhasil menyelesaikan proyek masonik. Di bagian bawahnya tercantum slogan yang berbunyi novus ordo seclorum dan annuit coeptis. Itu berarti Tuhan yang mereka percayai, senang dengan proyek mereka. Proyek yang membuat Tuhan mereka senang adalah proyek sekulerisasi dunia, dengan tujuan menyimpangkan dunia dari keyakinan beragama. Itulah proyek mereka dan itulah alasan mengapa disebut sebagai Novus Ordo Seclorum, yang berarti tatanan sekuler yang baru atau tatanan duniawi.

Seorang ulama bernama Syeikh Imran Hussein yang dilahirkan di kepulauan Trinidad, berpidato,

"Al-Qur'an dan Nabi Allah, Muhammad SAW., mengarahkan perhatian kita kepada aktor lain yang sama kuatnya seperti Gog dan Magog. Siapakah dia sebenarnya? Dia adalah mesiah palsu, yaitu Dajjal atau Anti-Kristus. Mengapa dia dikenal sebagai Mesiah palsu? Tidak lain dikarenakan misinya adalah untuk meniru Mesiah sejati yaitu putra Maryam, Nabi Isa AS. atau yang bagi orang Kristiani dikenal dengan nama Yesus. Ketika Allah mengutus Nabi Isa AS. kepada kita, Allah mengirimnya sebagai Mesiah sejati untuk menjalankan misi memimpin dunia dari Yerusalem dari Israel suci."

Gog dan Magog di dalam Islam dikenal dengan sebutan Ya'juj dan Ma'juj. Mereka adalah manusia yang diturunkan dari Nabi Adam dan Hawa, sama seperti kita. Menurut keterangan hadis, mereka berasal dari ras Turki-Mongolia, memiliki ukuran mata yang kecil, hidung yang hampir rata, dan wajah lebar. Wajah mereka digambarkan seperti layaknya perisai besi yang digunakan di medan tempur.

Kemunculan mereka pada Akhir Zaman adalah salah satu pertanda yang pernah disinggung Al-Qur'an surat Al-Anbiya ayat 99-97,

Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari kebangkitan), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir. (Mereka berkata): Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim.

Dalam kisah Dzulkarnain, Allah menceritakan kepada kita,

Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah timur), dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadi bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu. Demikianlah. Dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya. Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka." Dzulkarnain berkata, "Apa yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka. Berilah aku potongan-potongan besi. Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu," berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)." Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata," Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu. Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya." Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Rabbku, maka apabila sudah datang janji Rabbku. Dia akan menjadikannya hancur luluh. Dan janji Rabbku itu adalah benar.

Ya'juj dan Ma'juj juga disebutkan dalam hadis dan lebih dari satu buah hadis jumlahnya, seperti yang diriwayatkan dari Ummu Habibah bintin Abi Sufyan yang mengatakan dari Zainab binti Jahisy bahwa Muhammad Rasulullah SAW. suatu kali memasuki ruangan dengan wajah yang khawatir. Beliau (saw) pun berkata, "Tiada Tuhan kecuali allah," "Celakalah orang Arab dari kejahatan yang telah mendekat! Hari ini sebuah lubang yang besar telah muncul dari (dinding) pemisah Ya'juj dan Ma'juj," dan beliau membuat lingkaran dengan mengenakan jempol dan jari telunjuknya. Zainab binti Jahisy berkata, "Duhai Nabi Allah, akankah kita menjadi hancur walaupun di tengah-tengahnya masih terdapat orang-orang yang berbuat kebaikan?" Beliau (saw) berkata, "Benar, jika kejahatan itu menyebar" (Bukhaari, 6/381, Muslim, 18/2).

Pada hadis lainnya yang diriwayatkan dari Al-Nawas ibn Sam'an (ra) mengatakan sebuah hadis yang panjang yang menggambarkan beberapa pertanda Akhir Zaman. Dalam hadis ini, Muhammad Rasulullah SAW. berkata, "... dan allah akan mengirimkan Ya'juj dan Ma'juj, mereka berkeliaran dengan ganas dari setiap bebukitan. Mereka akan melewati danau Tiberias (di Palestina) dan akan meminum segala yang terdapat di dalamnya. Lalu yang terakhir dari mereka berkata, "Seharusnya masih ada air lagi di sekitar sini." Rasulullah berkata, "Nabi Isa AS. dan pengikutnya akan dikepung sehingga kepala seekor sapi jauh lebih berharga dibanding seratus dinar yang dimiliki pada hari itu. Nabi Isa AS. akan memohon kepada Allah, dan Allah akan mengirimkan sejenis ulat pada leher mereka (Ya'juj dan Ma'juj), dan mereka akan berjatuhan seketika. Lalu Nabi Isa AS. dan pengikutnya akan turun dari tempat yang dikepung." (Diriwayatkan oleh Muslim, 18/68).

Dan Dajjal semakin dekat dengan tujuan misinya. Pada masanya, pembawa pesan Allah, Nabi Muhammad SAW., telah mengatakan kepada kita tentang pelepasan Dajjal ke dunia bebas. Ketika itu, beliau (saw) mengatakan bahwa setelah Dajjal dilepaskan, maka ia akan hidup di muka bumi selama 40 hari. Satu hari sama dengan satu tahun, satu hari sama dengan satu bulan, satu hari sama seperti satu minggu. Dan sisa hidupnya sama dengan kita (manusia).

Ketika masa dajjal dipersamakan satu hari sama dengan satu tahun, maka Inggris akan menjadi markasnya. Dan ketika masa Dajjal satu hari sama dengan satu bulan, maka Amerika Serikat yang akan jadi markasnya. Akhirnya, ketika masa Dajjal satu hari sama dengan satu minggu, ia akan pulang kembali ke tanah asalnya. Kepulangannya kembali itu akan menyampaikan Dajjal untuk menyelesaikan tugas pertamanya.

Satu hari sama dengan satu tahun adalah masa ketika Inggris berkuasa di dunia, dan poundsterling menjadi mata uang internasional. Dan ketika Dajjal pindah ke masa satu hari sama dengan satu bulan adalah masa ketika Amerika Serikat menggantikan posisi Inggris sebagai negara adikuasa yang memimpin dunia, dan dolar Amerika menjadi mata uang internasional.

Kini Amerika Serikat sudah mulai perlahan-lahan lengser dari tempuk kekuasaan dunia, dan Israel akan menggantikan tempatnya. Tetapi bagaimana dengan jenis mata uangnya? Dolar Amerika akan hancur, kehancurannya menyeret semua mata uang di dunia. Setelah masa kehancuran dolar itu, maka kita tidak akan melihat lagi jenis uang kertas.

Lalu mata uang baru apa yang akan mendominasi dunia? Apakah mata uang baru yang akan digunakan Israel untuk memperbudak umat manusia sebagaimana halnya yang telah dilakukan Amerika Serikat dengan dolarnya? Jawabannya adalah Israel akan menggunakan mata yang yang kasat mata, yang tidak bisa kita lihat. Uangnya tidak bisa diraba, sehingga kalian tidak akan dapat menyentuhnya. Uang itu adalah uang elektronik.

Dan hal paling aneh dan berbahaya tentang uang elektronik adalah bahwa uang tersebut dikendalikan oleh sebuah sistem perbankan yang menguasai seluruh dunia. Dan orang Yahudilah yang mengendalikan sistem tersebut. Itu bukanlah sekedar omong kosong. Bukan pernyataan melantur. Tapi sebuah kenyataan.

Syeikh Imran Hussein
Syeikh Imran Hussein
Syeikh Imran Hussein dilahirkan pada tahun 1942. Dia berasal dari orang tua kelas pekerja di India. Syeikh ini berhasil lulus dari Alamiyah Intitut di Karaci dan beberapa perguruan lainnya seperti University of the West Indies, Al Azhar University dan Institute of International Relations di Swiss. Untuk beberapa tahun, ia bekerja sebagai petugas Urusan Luar Negeri di dalam kementrian Luar Negeri Trinidad dan Tobago hingga tahun 1985. Setelah itu ia memutuskan untuk terlibat dalam misi-misi keislaman. Dia tinggal di New York selama sepuluh tahun di saat menjalani profesi sebagai Direktur Studi Keislaman di organisasi Joint Committee of Muslim. Dia mengajar ilmu-ilmu keislaman pada beberapa universitas di Amerika dan Kanada, termasuk di gereja-gereja, sinagog-sinagog, penjara, komunitas, dan lain sebagainya. Dia juga berpartisipasi pada banyak kegiatan dialog antar-agama, termasuk Kristen dan Yahudi di ASi. Seringkali dia menjadi Imam di Masjid Dar al-Qur'an, Long Island, New York. Beberapa buku karyanya pun sudah diterbitkan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Buku berjudul Jerusalem in the Qur'an - An Islamic View of the Destiny of Jerusalem' telah menjadi buku best seller dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Kapankah akhir rencana Dajjal?
Sebelumnya telah disampaikan oleh Syeikh Imran Hussein bahwa semasa hidupnya, Nabi Muhammad (saw) pernah mengatakan tentang pelepasan Dajjal ke dunia. Dalam pidato itu disebutkan pula bahwa ada masa ketika Amerika Serikat mengakhiri dominasi dunia, dan dominasi itu akan beralih kepada Israel. Saat ini, tanda-tanda berakhirnya dominasi Amerika Serikat sudah semakin jelas dengan adanya gonjang-ganjing di pasar bursa Amerika Serikat akhir tahun lalu yang diawali dengan krisis subprime mortgage, dan diikuti dengan jatuhnya nilai dolar serta menjadi awal terjadinya krisis finansial global. Apakah dengan demikian dominasi Israel atas dunia sudah dimulai? Marilah kita melakukan penghitungan hari Dajjal berdasarkan pidato yang disampaikan oleh Syeikh Imran Hussein di bawah.

Menurut Islam, satu tahun di surga sama dengan 1000 tahun di dunia manusia atau waktu yang berjalan di muka bumi. Dan dengan demikian kita bisa memperkirakan bahwa Dajjal telah menguasai dari Inggris selama 1000 tahun, melalui kerajaan Inggris yang merupakan kekuatan dunia saat itu. Bukan suatu kebetulan jika monarki Inggris sudah berkuasa sejak tahun 900 dan menjadi kekuatan yang mendominasi dunia. Kesimpulannya.

900+1000=1900
Hingga tahun 1900 Inggris memimpin dunia.

Pada tahun 1917, Amerika secara resmi terlibat dalam Perang Dunia, dan keterlibatan itu menjadi awal lahirnya sebuah negara adidaya. Sejak itulah peralihan masa Dajjal dimulai menjadi "satu hari sama dengan satu bulan". Jika satu tahun sama dengan 1000 tahun, maka satu bulan berarti 1000:12, yang berarti 83 tahun. Tahun 1917 ditambahkan dengan 83 tahun, maka akan sampai pada tahun 2000. Kemudian mulai tahun 2000, Dajjal akan memimpin dari Israel dengan jangka waktu kekuasaan "satu hari sama dengan seminggu". Perhatikan baik-baik fakta berikutnya. Pada tahun 2000, George Walker Bush terpilih sebagai presiden Amerika Serikat ke-43,

"Saya, George Walker Bush, berjanji dengan sepenuh hati untuk memimpin  kantor kepresidenan Amerika Serikat dengan sungguh-sungguh."

Dengan formula yang sama, kita harus membagi lagi angka 83 dengan angka 4, maka hasilnya kurang lebih 21 tahun. Tambahkan tahun 2000 dengan 21 tahun, maka itu berarti tahun 2020-2023 tergantung kita merujuk kepada perhitungan bulan atau matahari. Apa yang terjadi pada tahun 2020-2023 itu?

Tibalah kita ke akhir rencana Dajjal. Pada saat itu, Illuminati diharapkan akan memindahkan dan mengamankan pemerintahan dunia ke Israel, di mana yang dipertaruhkan lebih dari sekedar negara kecil, melainkan sebuah ide besar, yaitu Tatanan Dunia Baru, sebagaimana diakui oleh George Bush.

Tengoklah kembali peristiwa 11 September 2001. Semua penelitian independen membuktikan bahwa tragedi 9/11 adalah pekerjaan yang dilakukan orang dalam (insider). Pada tahun 2002, Afganistan diinvasi, lalu tahun 2003 giliran Irak yang diinvasi. Lebanon mendapat giliran pada tahun 2006. Pada bulan September tahun berikutnya, Amerika mendirikan basis pertahanan di 10 negara sepanjang Timur Tengah. Semua itu dilakukan untuk mengamankan pemerintahan dan melindungi Israel sebagai ibukota terakhir Tatanan Dunia Baru. Itu sama halnya dengan apa yang pernah diramalkan oleh Nabi Muhammad 1400 tahun lalu.

Sadarkah kita, apa yang sebenarnya menjadi pemicu masalah di Timur Tengah dan dunia? Saya yakin sekali bahwa setiap masalah yang timbul dan perang yang terjadi di muka bumi, sengaja dilakukan untuk melindungi pembentukan dan keamanan Negara Israel. Semua pihak yang menentang akan diperangi. Kemudian, pada saatnya Dajjal akan menampakkan wujudnya dan menempati tahtanya di Israel, maka sejak saat itu ke depannya, perhitungan hari Dajjal akan sama seperti perhitungan hari di muka bumi. Apa yang tercantum dalam Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW., berbunyi sebagai berikut,

"Kemenangan akan menjadi milik mereka yang mengikuti Imam al-Mahdi dan bergabung dengan Mesiah sejati yaitu Nabi Isa AS."

Namun sayangnya, mayoritas penduduk di dunia justru mengikuti Mesiah palsu, dan mempercayainya sebagai satu-satunya orang yang terpilih. Semua itu terjadi karena mereka bukanlah pengikut yang sejati, dan tidak mengerti tanda-tandanya. John F. Kennedy pernah menyampaikan pidato mengenai sebuah kelompok rahasia yang menjadi penguasa dunia,

"Di seluruh dunia, kita berhadapan dengan sebuah kekuatan monolitis kejam yang bersandar terutama kepada kedengkian dalam upaya perluasan cakupan pengaruh. Kita terkungkung di dalam sebuah dunia yang penuh dengan monolitis dan konspirasi kejam yang tujuannya adalah untuk menyebarkan pengaruhnya secara luas. Sebuah sistem yang mengerahkan manusia dan sumber daya material ke dalam sebuah bangunan mesin yang sangat efisien, yang mengkombinasikan militer, diplomatik, kecerdasan, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan operasi politik. Semua persiapan ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi, dan tidak dipublikasikan. Ini adalah sebuah kesalahan yang dikubur dalam-dalam dan tidak akan pernah diungkapkan. Para pembelotnya akan dibungkam, tidak dihargai."

Pidato inilah yang akhirnya menghabisi nyawanya,
Tujuan kelima kita adalah sebuah Tatanan Dunia Baru dapat menghasilkan sebuah era baru.