Bab 27: Simbolisme 9/11 - The Diary Of Dajjal

Simbolisme 9/11
Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 27: Simbolis 9/11. KAMI mengerti bahwa informasi yang akan dipaparkan berikut ini adalah sulit untuk dipahami. Meskipun begitu, kami percaya bahwa sangat penting sekali bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara kerja musuh. Hingga saat ini, kita mengerti bahwa kelompok Illuminati dan golongan elit menjalankan ajaran dan ritual rahasia. Alasan mereka melakukannya adalah untuk mencapai tujuan mereka, dan untuk itu mereka harus mengikuti hukum dan aturan dalam semesta.

Mereka dan pemimpin mereka tidak akan pernah bisa melawan hukum alam, dan mereka sadar akan hal itu. Oleh karena itu mereka menjalankan ritual dan mengendalikan titik energi leyline, agar dapat memanfaatkan hukum alam demi keuntungan mereka.

Yang harus kita ketahui dan kita mengerti adalah bukanlah alatnya yang salah, tetapi adalah niat di balik penggunaan alat tersebut itu yang bisa dikategorikan benar atau salah, baik atau jahat. Titik pusaran (Vortex Point) tersebut bisa diguanakan untuk menyalurkan suatu energi positif maupun negatif. Meskipun begitu, titik pusaran (Vortex Point) tersebut bukanlah setan, tetapi bisa dipergunakan oleh setan untuk berbuat kejahatan-kejahatan. Komputer kita bukanlah sesuatu yang buruk, tetapi bisa saja digunakan untuk berbuat keburukan-keburukan. Jadi, kita tidak bisa begitu saja menilai bahwa suatu alat itu baik atau buruk. Bahkan piramida sekali pun bukan merupakan suatu bangunan yang buruk. Jadi, mengapa golongan elit memilih untuk memanfaatkannya?

Piramida sudah dikenal pada sejak zaman Mesir Kuno. Dan apabila jika itu menyangkut soal energi, bangunan piramida tersebut adalah bangunan yang paling sempurna untuk menjadi titik pusaran (Vortex Point), karena bangunan tersebut memiliki elemen khusus yang dapat membelokkan jarak dan waktu.

Jadi, golongan elit pada masa lalu dan masa sekarang, menjalankan ritual hitam untuk menyerap energi kegelapan. Semakin gelap energinya, maka semakin mudah kita mengendalikan para iblis dan jin. Sebaliknya, semakin terang dan positif energi yang kita serap, maka akan semakin banyak kebaikan yang akan kita miliki.

Kita harus bisa mengerti konsep peperangan energi, karena mereka tidak akan berhenti untuk membuat energi di muka bumi menjadi segelap mungkin. Apa yang sebenarnya terjadi pada 11 September dan mengapa? Beberapa teori menyimpulkan bahwa 9/11 sebenarnya adalah sebuah mega-ritual, yang digunakan untuk meminta energi kegelapan. Untuk bisa memahami ritual tersebut, kita harus menyadari bahwa semua itu sudah diatur, dan segalanya harus berjalan dengan sempurna. Itu sebabnya, kami yakin bahwa 9/11 adalah sebuah mega-ritual.
Ralph Ellis
Ralph Ellis
Ralph Ellis adalah seorang penulis, sejarawan, serta peneliti yang telah menulis beberapa buku dengan tema yang selalu berhubungan dengan sejarah Mesir. Buku-buku yang ditulisnya antara lain adalah King Jesus, from Kam (Egypt) to Camelot, Cleopatra to Christ, Eden in Egypt, Jesus, Last the Pharaohs, dan masih banyak lagi.

Menurut penjelasannya, first degree tracing board adalah representasi dari kuil Sulaiman, dan kuil Sulaiman mengambil Piramida Giza yang terdapat di Mesir sebagai contohnya. Piramida Agung Giza juga dikenal dengan nama piramida khufu/cheops, dibangun bangsa Mesir Kuno sekitar 5000 tahun lalu. Piramida Agung Giza adalah piramida terbesar dan tertua dari tiga piramida yang berada di komplek Giza Necropolis. Ada tiga buah ruangan di sana, yaitu ruang raja (king's chamber), ruang ratu (queen's chamber) dan sebuah pintu terowongan (unfinished chamber).

Menurut Ellis, tiga pilar yang terdapat di sana, adalah persis sama dengan tiga kamar (chamber) yang berada di piramida Giza. Kedua kubusnya pun sama dengan pintu piramida, atau bisa juga dispekulasikan sebagai dua kotak yang terdapat di denah King's Chamber yang dianggap sakral. Pada hampir semua bangunan masonik, kita kana menemukan dua pilar kuil Sulaiman dan bintang lima yang bersinar. Dan bukan suatu kebetulan jika elemen yang sama juga ditemukan pada kejadian 9/11. Ketika simbol pilar runtuh pada 9/11, maka wilayah suci yang selama ini menjadi rahasia akan terungkap. Jika kita mengibaratkan menara kembar itu sebagai pilar Hercules, maka yang akan terungkap adalah Atlantis baru.
Peta Atlantis
Peta Atlantis
Menurut Plato, Atlantis merupakan sebuah pulau yang lebih besar dari Lybia dan Asia yang dijadikan satu. Atlantis terletak di depan pilar Hercules (selat Gibraltar). Atlantis adalah negeri dengan kekayaan yang luar biasa, peradaban yang maju, serta keindahan yang menakjubkan. Tetapi semua itu lenyap karena gempa bumi dan banjir. Hingga kini banyak peneliti yang mencari letak Atlantis yang tenggelam di tengah lautan, untuk membangun sebuah Atlantis baru.

Plato berkata tentang seekor makhluk menyerupai banteng yang diganung di dalam kuil di Atlantis. Bukti arkologis menunjukkan bahwa bangsa Minos mendirikan sebuah cincin Banteng, yang memangsa hewan dengan hidungnya dan mempraktikkan 'lompat banteng', entah itu sebuah ritual religius atau mungkin olahraga. Praktik tersebut membuat kita teringat akan legenda Minotaur, seekor makhluk mitos yang digambarkan dengan setengah manusia dan setengah banteng, yang terlindung dalam Labyrinth (labirin).

Atlantis rumornya berada di dekat sebuah gerbang batu besar yang bernama pilar Hercules, walaupun selat Gibraltar memiliki nama tersebut.

Atlantis merupakan sebuah pemerintahan Thalassokrasi dan luas kekuasaannya lebih besar dari benua Asia dan Libya. Kekayaannya bagaikan "Sebuah kapal yang deknya dipenuhi tiram dan perhiasan, dengan pelabuhan raksasa yang mampu menampung kapal dagang dan pedagang yang datang dari segala penjuru.". Wilayah Minoan dikuasai secara ekonomis meliputi Afrika Utara, Mediterania, dan Asia Kecil.
Stargate Atlantis
Stargate Atlantis
Plato mendeskripsikan Atlantis sebagai kawasan lingkaran alternatif antara laut dan darat di mana terdapat sebuah istana dengan bull's eye sebagai pusatnya. Menariknya, sisa-sisa letupan Gunung Thera membentuk cincin yang dalam dan menjadi laguna, dan sebuah pulau kecil di tengah laguna. Mungkin orang Mesir atau pelancong yang berkunjung ke Thera setelah erupsi, menganggapnya pulau tersebut sebagai bekas puing cincin Atlantis.

Plato bertutur tentang batu yang digali dari Atlantis yaitu "Satu batu berwarna putih, satunya lagi berwarna hitam, dan yang ketiga adalah berwarna merah.". Pandangan pertama tentang Thera yang dilihat oleh turis-turis masa kini adalah sebuah bukit terjal yang terjaga ketika pulau-pulau di sekitarnya tenggelam di laut. Juga, bukit-bukit tersebut terdapat aneka pencampuran warna antara batu putih, hitam, dan merah, sebuah pemandangan unik dalam dunia Aegean.

Para arkeolog juga menemukan sebuah sistem drainase, tata dan penyaluran air yang terorganisir dan canggih di wilayah Crete dan Thera. Rumah-rumah pribadi memiliki toilet duduk yang memiliki struktur mekanis sama dengan toilet masa kini, termasuk juga bathtub. Kaum Minoan juga diduga memakai pemanas di rumah masing-masing dan memiliki pemanas dan pendingin air dari ventilasi hidrotermal. Plato menjelaskan "Membawa dua mata air dari alam..., sumber air, satunya adalah air dingin dan satunya lagi air panas...".

Beberapa pihak mungkin berargumen tentang fakta bahwa Plato mengatakan peradaban tersebut telah hancur 9000 tahun lalu. Namun tepatnya adalah hampir '900' tahun berdasarkan tanggal zaman Plato. Alasannya adalah simbol untuk '900' dan '9000' mungkin tidak tepat setelah melewati masa yang panjang.

Kita juga bisa menemukan simbol yang serupa dan berhubungan dalam ajaran Kabala. Di sini, WTC melambangkan pilar kanan dan kiri. Sedangkan pilar di tengah dibentuk dari jarak yang ada di antara keduanya dan melambangkan segala illuminati kosmik. Pilar tengah juga bisa dilihat sebagai Koenig's Sphere WTC. Kita telah memiliki ketiga pilar yang terdapat di kuil Sulaiman dan piramida Giza. Dan pada kejadian mega-ritual 9/11, yang terungkapkan adalah munculnya "wilayah suci" gerbang bintang (stargate).

Apakah yang dibangun di antara menara kembar WTC? Dan yang lebih penting lagi, mengapa?

Yang berbeda di antara menara kembar WTC adalah patung bola (Sphere), yang bernama Great Spherical Caryatid, atau penduduk kota New York biasa menyebutnya dengan Sphere. Patung tersebut dibuat oleh seniman Fritz Koenig.

Menurut salah satu situs di internet, Koenig membuat patung tersebut di Batavia, tempat yang sama dengan awal berdirinya kelompok Illuminati. Fakta yang paling menarik adalah, bangunan itu dimaksudkan untuk menyimbolkan perdamaian dunia melalui perdagangan dunia (world trade), dan patung tersebut ditempatkan di tengah cincin yang didesain oleh arsitek WTC, Minoru Yamasaki, untuk meniru Masjid Agung (Masjid al-Haram) di Mekah. Dan Sphere sendiri dimaksudkan sebagai Ka'bah. Pada bahasan selanjutnya kita akna tahu mengapa harus Ka'bah?

Kita tahu bahwa Piramida juga menggunakan sandi matematika dalam pembuatannya, begitu juga dengan Obelisk, Cincin, dan Sphere. Semua bangunan itu memiliki keterkaitan. Ralph Ellis berspekulasi bahwa ritual umat muslim mengelilingi Ka'bah selama menjalankan ibadah Haji, sama dengan perputaran Piramida Besar Giza. Itu sebabnya dipercayai bahwa Sphere sengaja diatur agar berputar setiap 24 jam sekali di WTC Plaza,
...untuk meniru ritual umat muslim mengitari Ka'bah dan perputaran Piramida besar Giza.
Banyak orang yang menarik kesimpulan yang salah, ketika berusaha mengerti agama dan ritualnya. Ketika orang meneliti tentang okultisme, mereka menyadari bahwa ritual, tanggal, tema, dan keyakinan yang terdapat dalam occult itu berhubungan dengan sebuah agama. Hanya saja, kepentingannya saling bertolak belakang. Meskipun masing-masing memiliki tujuan yang berbeda, justru kesamaan itulah yang ditekankan oleh para peneliti untuk menyimpulkan bahwa agama adalah bentuk lain dari occultisme. Tentu saja pemikiran semacam itu sangat keliru.

Dan dpercayai bahwa hanya orang yang telah mempelajari dan memahami agama yang bisa memberikan analisis paling akurat tentang kelompok occult dan ajarannya. Karena occult tidak menciptakan hukum alam semesta, tapi justru sebaliknya, seperti halnya agama, occult juga dipengaruhi oleh hukum alam semesta. Jadi, kita harus menyadari bahwa kesamaan tersebut semakin menegaskan pesan sesungguhnya yang dibawa oleh para Nabi (as). Penemuan semacam itu hanya menegaskan wahyu Allah.

Anggota kelompok occult tidak pernah menyangkal keberadaan Tuhan, tapi mereka telah diperdaya, seperti halnya pengikut setan yang lain.

Ada sebagian orang yang percaya bahwa manusia ditahan di Taman Surga oleh Tuhan yang tidak adil dan ingin membalas dendam. Manusia tidak pernah diberitahu sebelumnya oleh Tuhan bahwa mereka juga bisa memiliki kekuatan yang sama dengan Tuhan. Dan manusia akhirnya bisa melepaskan diri dari sana atas pertolongan Lucifer melalui pengikutnya, yaitu setan. Manusia yang mendapatkan berkah berupa kecerdasan berambisi untuk menyamai (kekuatan) Tuhan.

Itulah tipu muslihat setan yang dicekoki kepada kita secara luas. Atas dasar ajaran setan tersebutlah maka kelompok occult dengan bangga menentang Tuhan. Mereka melakukannya dengan segala cara. Salah satu contohnya adalah ketika kapal Titanic diperkenalkan sebagai kapal yang tidak mungkin tenggelam. Padahal atas kehendak Tuhan, kapal tersebut justru tenggelam pada pelayaran pertamanya. Hal yang sama juga terjadi saat mereka membuat pesawat ulang-alik yang diberi nama Challenger (penantang). Melalui kendaraan antariksa itu mereka mengirim orang ke luar angkasa. Tapi siapa sebenarnya yang mereka tantang? Allah SWT.?

Titanic adalah salah satu kapal komersial milik White Star Line yang didirikan di Harland dan Wolff di Belfast. Kapal tersebut didesain untuk menandingi kapal Lusitania dan Mauterania milik Cunard Line. Titanic, bersama dengan Olympic, yang nantinya menjadi Britannic, digadang-gadang sebagai kapal terbesar, termegah yang pernah dibangun. Desainernya adalah William Pirrie yang merupakan direktur Harland dan Wolff di White Star Line, sedangkan arsitek kapalnya, dipegang oleh Thomas Adrews sebagai manajer konstruktor. Tak lupa ada Alexander Carlisle yang bertindak sebagai kepala desain artistik serta manajer umum. Peran Carlisle dalam proyek tersebut adalah pendesain superstruktur semua kapal-kapal yang dibuat oleh White Star Line dan juga orang yang mengimplementasikan keefisienan sistem keamanan kapal seperti sekoci, pelampung, dan lain sebagainya.

Konstruksi kapal Titanic didanai oleh perusahaan finansial kenamaan seperti J.P. Morgan di Amerika Serikat dan International Mercantile Marine Co. yang dimulai pada tanggal 31 Maret 1909. Kerangka utamanya telah selesai pada tanggal 31 Mei 1911, dan penyelesaian akhir dari rekonstruksi kapal tersebut selesai pada tanggal 31 Maret setahun kemudian. Titanic memiliki panjang 269m dengan lebar 28m. Bobot tanpa bebannya mencapai 46.000 ton lebih. Terdapat 29 pemanas yang mampu menaikkan kecepatan kapal hingga 23 knot. Kapal ini mampu menampung penumpang hingga 3.547 penumpang dan awak bawah kapal.

Space Shuttle Challenger adalah nama pengorbit Space Shuttle NASA kedua setelah Columbia. Orbiter ini adalah unit pembantu untuk pesawat ulang-alik pada tanggal 4 April 1983 dan telah menyelesaikan sembilan misi dan akhirnya meledak di saat 32 detik setelah peluncuran pada misi kesepuluh STS-51-L pada tanggal 28 Januari 1986 yang menewaskan semua kru pesawat. Insiden ini membuat perombakan pada lokasi Shuttle Fleet selama dua setengah tahun dan akhirnya misi tersebut dilanjutkan di tahun 1988 dengan diluncurkannya pesawat ulang-alik bernama Space Shuttle Discovery pada STS-26. Challenger sendiri telah diganti dengan Space Shuttle Endeavor, yang pertama kali dluncurkan pada tahun 1992. Challenger hancur pada menit kedua para Orbiter STS-51-L yang merupakan orbiter kesepuluh.

Dengan sangat mudah Allah SWT. dapat saja menghancurkan setiap benda buatan manusia. Ketika hal itu benar terjadi, mereka berdalih dengan mengatakan bahwa itu adalah tragedi. Mereka telah begitu terpedaya, sehingga berpikir bahwa mereka memiliki kekuasaan atas seluruh muka bumi.

Jika kita mempelajari numerologi, maka kita akan mengeri tentang pohon kehidupan (tree of life). Tree of Life adalah simbol mistik yang digunakan dalam ajaran Kabala. Kelompok pengikut ajaran itu menggunakan tree of life untuk menggambarkan bagan bagaimana semua hal di dunia ini saling berhubungan satu sama lain.
Tree of Life
Tree of Life
Tree of Life adalah sesuatu yang biasa dimanfaatkan oleh para pesulap. Sedangkan aku menganggapnya sebagai peta dimensi ekstra. Pada peta tersebut, terdapat 10 titik yang disebut sephira atau sephirot. Sephira atau sephirot dalam ajaran Kabala adalah 10 atribut yang diciptakan Tuhan untuk menunjukkan posisi alam semesta, bukan hanya secara fisik tapi juga secara metafisik. Dan di antara sephira itu terdapat trinity kita, sehingga dapat saling melihat dan menciptakan bayangan.

Jika naik dari bawah ke atas, maka kita akan mendapatkan 10 titik. Ketika kita mencapai angka 10, itu berarti Tuhan. Yaitu gabungan angka 1 (alpha) dan 0 (omega). Jika kita berhenti di angka 9 dan langsung naik ke angka 11, maka kita melewati Tuhan dan menjadi pengikut Lucifer. Karena angka 11 adalah angka pesulap, satu langkah di atas tree of life (pohon kehidupan) yang sudah kita capai. Dan mereka melakukannya dengan melewati Tuhan. Itulah simbolisme di balik 9/11.

Dalam kepercayaan mereka, 9/11 adalah numerologi yang digunakan untuk menantang Tuhan.

Makna Penggunaan Ka'bah.
Matahari penuh terjadi sebelas tahun sekali. Pijar maksimum matahari pernah terjadi pada tahun 1989-1990, dan yang berikutnya terjadi pada tahun 2000-2001. Pidato terkenal tentang pijar maksimum matahari berlangsung pada tanggal 09/11/1990. Dan tepat sebelas tahun kemudian, atau pada satu putaran matahari penuh berikutnya, mega-ritual itu terjadi pada tanggal 09/11/2001. Berapa banyak bukti lagi yang harus diberikan untuk meyakinkan bahwa peristiwa 9/11 adalah pekerjaan orang dalam (inside job)? Bukti apa lagi yang kita perlukan?

Pada bahasan sebelumnya kita sudah menyinggung sedikit tentang pria yang diketahui sebagai kakek asli George W. Bush. Pria yang kita maksud tersebut juga adalah yang menulis buku Book of Law, yang berisi tentang kisah Piramida Giza, yaitu adalah Aleister Crowley. Pada tahun 1904, Crowley menerima wahyu berupa Book of Law setelah bermeditasi di dalam Kamar Utama (King's Chamber) Piramida Giza. Ia mengklaim telah dihubungi oleh iblis yang bernama Aiwass.

Dikutip dari buku The Book of Law, menurut Crowley, beberapa minggu setelah mengadakan meditasi di King's Chamber Piramida Giza, ia didatangi oleh Aiwass, yang menyatakan diri sebagai pembawa pesan dari Tuhan. Aiwass mendiktekan kepada Crowley The Book of Law secara langsung. Crowley menganggap Aiwass sebagai malaikat suci penjaganya dan The Book of Law adalah Injil abad baru (Bible for the New Age).

Crowley juga menggunakan simbol tersebut dalam hasil karyanya. Salah satu makna simbol tersebut adalah merujuk pada angka 77 dalam bahasa Ibrani serta berkaitan dengan Dewa Pan. Crowley membuat sebuah gambar sesosok makhluk (Aiwass) yang ia lihat selama ritual berlangsung. Ternyata gambar itu berhubungan dengan Wizard of Oz, dan ada kemiripan antara gambar makhluk luar angkasa yang dibuat Crowley dan penggambaran Wizard of Oz dalam versi film.

Pada saat kita melihat George W. Bush, sebenarnya kita telah melihat cucu dari Crowley. Di dalam video yang disertakan dalam buku ini, tampak George W. Bush sedang membaca buku Pan God yang berkaitan dengan mega-ritual 9/11. Bahkan, video itu menjadi sebuah dedikasi terhadap mega-ritual 9/11 dan Dewa Pan yang telah dilakukan oleh cucu Crowley itu.

Buku My Pet Goat (Kambing Peliharaanku) dilarang terbit karena berisi ritual yang didedikasikan kepada para pengikut setan "Pan". Pan adalah dewa yang berbentuk kambing yang meniup terompet. Dari semua buku yang ada di muka bumi ini, mantan presiden George W. Bush justru memilih buku tersebut untuk dibacakan di depan kelas pada saat peristiwa penyerangan menara kembar WTC terjadi. Dan yang terakhir dan terpenting, setan selalu menggunakan metode simbolisme kebalikan atau terbalik. Perhatikanlah bagaimana Bush memegang buku tersebut? Ia memegangnya dalam posisi terbalik.

Di dalam film Wizard of Oz versi 1978, terlihat Kota Zamrud (Emerald City) yang terhubung dengan New York. Ketika sampai di ujung jembatan kuning, Darfy dan teman-temannya harus melewati pintu yang berbentuk lingkaran. Dari balik pintu tersebut terlihat tiga buah piramida. Di antara piramida tersebut terdapat pilar yang mirip dengan menara WTC, dan di bagian tengahnya terdapat patung bola yang merupakan representasi dari Ka'bah. Penduduk Oz menari mengelilingi bola tersebut dengan mengenakan pakaian futuristik. Dari balik bola tersebutlah kita melihat dunia Oz. Dunia itu merupakan simbol dari Dewa Pan dan Aiwass, sekaligus tempat terbukanya gerbang bintang (stargate).

Mengapa Sphere menjadi representasi dari Ka'bah? Apakah sekali lagi mereka berusaha menentang Tuhan? Atau mereka menandai kehancuran Ka'bah yang berarti datangnya Hari Kiamat.

Berikut ini adalah informasi yang paling menarik dan penting yang kami terima selama menyebarkan informasi yang kami miliki. Ada beberapa poin kunci energi di bumi. Ketika dua leylines saling berhubungan, atau ketiga energi menunjukkan bentuknya di muka bumi, energi itu berputar membentuk spiral dengan gerakan yang searah jarum jam.

Secara terus menerus, kita pun mengeluarkan energi, bahkan emosi dan pemikiran yang kita miliki juga merupakan bentuk pergerakan energi. Meskipun begitu, ada sesuatu yang berbeda dengan Ka'bah. Ka'bah adalah satu-satunya bangunan yang dilewati oleh garis energi paling banyak. Itu sebabnya Ka'bah adalah titik energi terbesar di muka bumi. Tapi itu bukan satu-satunya alasan megnapa mereka memilih Ka'bah.
Ka'bah menyalurkan dan melepaskan energi paling kuat di muka bumi.
Tidak sulit untuk memahami alasannya, karena bangunan itu merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi di dunia. Tetapi energi di Ka'bah berputar dengan gerakan yang berbeda. Energi tersebut bergerak melawan arah jarum jam. Itu sebabnya umat muslim diperintahkan Allah SWT. untuk memutari Ka'bah dengan arah berlawan jarum jam.

Jadi, sekaranglah saatnya untuk menempatkan keyakinan dan perhatian kita kepada satu-satunya Tuhan, Sang Pencipta segala hal yang ada di bumi beserta seluruh alam semesta. Dia lebih besar dari apa pun yang bisa dibandingkan oleh pikiran kita. Apakah kalian tahu berapa kali umat Islam diperintahkan mengelilingi Ka'bah? Mereka diperintahkan untuk melakukannya sebanyak tujuh kali. Masing-masing putarannya berlawanan arah dengan jarum jam. Apakah kalian tahu megnapa?

Apa yang mengikat manusia ke dalam kehidupan ini, ke dalam dimensi ini, dan ke dalam dunia ini adalah batasan waktu dan jarak. Kita terikat ke dalam dimensi ini melalui jarak dan waktu. Jika seseorang ingin meninggalkan dimensi ini, maka dia harus melepaskan diri dari waktu dan jarak.

Jadi, ketika kita mengunjungi Ka'bah dan melakukan putaran yang berlawanan dengan arah jarum jam, apa sebenarnya maksud dari ritual tersebut? Semua ritual itu dilakukan untuk membantu kita menyucikan jiwa dan diri kita agar bisa melepaskan diri dari jarak dan waktu. Sehingga kita bisa menyentuh sesuatu yang sangat unik, sangat indah, dan sangat kuat. Sesuatu yang mengubah hidup kita selamanya. Jika tidak percaya, tanyalah kepada mereka yang sudah pernah mengunjungi Ka'bah. Apa yang mereka rasakan dan bagaimana hidup mereka berubah sejak saat itu.

Jika berputar mengelilingi Ka'bah membantu kita untuk menyucikan dan melepaskan diri paling tidak secara spiritual dari dunia ini, maka kalian pasti bisa mengira, mengapa kita melakukannya sebanyak tujuh kali?

Jelas sekali ada maksud atau hikmah di balik semua ini, dan menurut analisis saya, semua itu berhubungan dengan tujuh planet spiritual di alam semesta (seven spiritual planets).

Ka'bah dan ritual 9/11
Kita harus menjernihkan beberapa hal terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembahasan. Ketika membahas masalah Ka'bah, poin penting yang harus kita komunikasikan adalah sebagai berikut, di dalam Islam dan Al-Qur'an diajarkan bahwa jika manusia menyatu dengan jin dan berbuat dosa atau murtad dari ajaran Allah, maka Allah akan kehilangan satu butir atom dari kerajaannya. Dan jika manusia dan jin mendedikasikan seluruh hidupnya untuk berdoa dan menyembah Allah Yang Maha Esa, maka Dia (Swt) akan mendapatkan satu butir atom di kerajaannya.

Apakah hikmah yang terkandung di dalam filosofi tersebut? Filosofi tersebut mengajarkan kita bahwa bukan Allah yang membutuhkan semua amalan kita, penyembahan kita, atau doa kita. Justru kitalah yang membutuhkan amalan, penyembahan, atau doa tersebut. Kitalah yang membutuhkan Allah, bukan sebaliknya. Jika kita bisa memahami filosofi tersebut, maka kita akan bisa menghargai doa dan apa makna di baliknya, yang sebenarnya adalah untuk memberi pencerahan kepada kita.

Misalnya saja Ka'bah. Semua umat muslim diwajibkan untuk melakukan ibadah haji sekali seumur hidup dan itu termasuk salah satu dari lima rukun Islam. Semua umat muslim bisa menerima ajaran tersebut, dan sebagian besar dari mereka menjalankannya tanpa keraguan. Inilah inti dari sebuah keyakinan. Bagus memang, tapi jika kita mulai mempertanyakan atau mengadakan penelitian dan hasilnya buruk atau negatif, bukan berarti semua itu benar.

Jadi, jika kita mulai menyelidiki tentang agenda setan dan kelompok elit, maka kita akan tahu betapa besar pengaruh ajaran atau ritual tertentu di dalam kehidupan kita. Jika kita menggunakan perspektif yang sama di dalam Islam, maka kita akan mengembangkan spiritualitas yang semakin mendalam. Meyakini dengan keteguhan hati bahwa Tuhan adalah Sang Pencipta segalanya.

Ketika kita mengunjungi Ka'bah dan memutarinya sebanyak tujuh kali, inti dari ritual tersebut bukanlah kita menyembah baru, atau rumah, atau Ka'bah itu sendiri. Ka'bah adalah kiblat atau titik utama yang menyatukan seluruh umat Islam dan tempat kita memfokuskan seluruh energi kita ketika berdoa kepada Allah. Dan ritual tersebut sebenarnya adalah penyembahan terhadap Allah.

Jika Ka'bah tidak ada di tempatnya sekarang, seluruh umat Islam tetap akan berdoa ke titik tersebut. Karena tempat itu adalah titik pemersatu, yang menjadi kiblat seluruh umat Islam ketika menghadap kepada Sang Pencipta.

Jika datang mengunjungi dan memutari Ka'bah tidak membuat kita terlepas dari waktu dan jarak, namun faktanya adalah energi yang terdapat di Ka'bah adalah energi terkuat di dunia dan berputar berlawanan arah dengan jarum jam, dan kita berputar dengan searah dengan energi tersebut, maka kita mensucikan diri kita sendiri dan mencapai tingkat spiritualitas yang jarang sekali dialami di tempat mana pun di dunia.

Dan fakta bahwa kita melakukannya sebanyak tujuh kali, dan kita tahu bahwa ada tujuh lapisan langit dan tujuh planet, maka kita bisa berkesimpulan bahwa masing-masing putaran membawa kita melewati lapisan langit, sehingga kita bisa mencapai kesempurnaan sejati secara spiritual.

Apakah itu berarti hanya umat muslim yang bisa mencapai level tersebut? Apakah itu berarti orang non-muslim harus menyerah atau menolak informasi tersebut? Itu adalah salah. Secara esensi, setiap orang, tanpa merendahkan apa pun keyakinan kalian, jika kalian mendedikasikan penyembahan kalian pada Tuhan Yang Maha Esa dan satu-satunya Pencipta, maka kalian sudah berada di jalur yang tepat.

Dan untuk menjelaskan maksud di balik peristiwa 9/11, perhatikanlah uraian berikut dengan seksama. Apa yang harus kita mengerti dan apa yang dijelaskan dalam buku ini adalah ketika berurusan dengan dimensi ekstra atau makhluk dari dimensi ekstra, misalnya jin, dan illuminati serta golongan elit yang mengikuti agenda khusus setan, terdapat bahasa khusus yang dipergunakan. Bahasa yang berbeda dari yang selama ini kita gunakan, yaitu berupa kata. Mereka mempergunakan bahasa yang melewati batas pemahaman dan bahasa yang tidak begitu saja mudah dimengerti. Bahasa apakah itu?
Yaitu, bahasa angka dan bentuk.
Itu sebabnya, ketika kita mengadakan penelitian tentang kelompok tersebut, maka kita akan menemukan fakta bahwa mereka menjalankan sesuatu yang disebut numerologi dan geometri suci. Itu berarti setiap angka memiliki arti. Setiap bentuk memiliki arti. Dan itulah cara mereka berkomunikasi, melalui apa yang diwakilkan oleh angka dan bentuk.

Yang kita bicarakan di sini, bukanlah kelompok biasa, mereka adalah sekelompok orang yang mengikuti agenda setan. Ketika angka digunakan untuk menandakan suatu arti, maka bentuk pun memiliki fungsi yang sama.

Jadi, dalam definisi mereka, berdasarkan konsep numerologi, angka sepuluh adalah alfa dan omega, atau Tuhan. 11 adalah sesuatu di atas Tuhan, dan 9/11 berarti melewati Tuhan. Suatu tantangan yang sangat berani. Dari angka 9 yang memiliki arti khusus langsung ke angka 11, tanpa terlebih dulu melalui angka 10. Melewati Tuhan.

Bukan suatu kebetulan jika peristiwa yang kita kini sebut 911 terjadi pada 9-11. Semua itu adalah tantangan. Sekarang kita mengerti apa arti di balik 911 (9+1+1=11). Apa hal lain yang berkaitan dengan 911? Kita menekan nomor tersebut jika menghadapi situasi darurat.

Membentuk suatu institusi yang membantu orang kapanpun mereka butuhkan dan kapanpun mereka menghadapi situasi darurat bukanlah masalah. Tidak ada yang salah dengan hal itu. Tidak ada satu pun agama atau orang yang berpikiran logis di muka bumi yang akan menentangnya. Tetapi, ketika kita mengerti betapa mengerikannya golongan elit tersebut dan bagaimana cara mereka bekerja, kita akan sadar bahwa kerja mereka melebihi apa yang sanggup kita pikirkan.

Sehingga fakta bahwa kita menekan nomor 911, setiap kali menghadapi keadaan darurat, atau membutuhkan bantuan, sebenarnya adalah definisi numerologi dari pengabaian Tuhan. Seperti itulah cara kerja mereka.

Karena peristiwa 9/11 adalah pekerjaan orang dalam, maka dugaan bahwa kejadian itu merupakan suatu mega-ritual bukan isapan jempol belaka. Terutama setelah kita mengerti seperti apakah cara kerja kelompok Illuminati. Peristiwa 9/11 direncakan untuk empat alasan:

1. Sebagai tantangan terhadap Tuhan dan semua kekuatan spiritual yang berada di bawahnya. Tantangan yang dilakukan oleh kekuatan setan dan semua pengikutnya. Dan mau kita akui atau tidak, itulah kenyataan yang terjadi.
2. Untuk menandai kehancuran Ka'bah, karena desain utama menara kembar WTC meniru konsep Ka'bah.
3. Untuk mempengaruhi suhu dunia politik pada saat yang paling tepat, untuk mencapai tujuan utama, yaitu tatanan dunia baru.
4. Dan yang terakhir, tapi bukan berarti tidak penting, adalah untuk membuka salah satu gerbang bintang (stargate) tergelap di muka bumi.

Dan jika berurusan dengan suatu ritual, segala hal harus teratur dan sempurna. Yang disarankan adalah, jika kita ingin mengenali sesuatu yang berhubungan dengan setan, maka kita harus menjumlahkan semua simbolnya. Kita harus menjumlahkan nomor, menjumlahkan bentuk, menjumlahkan kejadian, dan memiliki satu pandangan umum, yang juga harus diatur sesempurna mungkin.

Kita mengerti bagaimana numerologi dijumlahkan, bagaimana tanggal dijumlahkan, bagaimana pidato disatukan. Semua itu diperlukan untuk sebuah ritual persembahan. Meskipun begitu, yang berikut bisa menjadi sangat mengguncangkan. Ingatlah bahwa istilah gerbang bintang (stargate) tidak diciptakan pada 9-11, tapi tetap saja informasi tentang 9-11 berikut sangat menarik.

Apakah yang dijadikan target pada 9-11? Menara kembar, yang seperti halnya semua menara kembar di muka bumi ini, melambangkan dua pilar kuil Sulaiman. Atau yang lebih dikenal dengan istilah Jachin dan Boaz.

Kedua pilar tersebut, beserta pintu masuk menuju kuil Sulaiman, bisa disebut dengan The Gate (gerbang). Tetapi mengapa formula tersebut diikuti di seluruh dunia?

Gedung ini bernama The Emirates Tower. Namun, jika digabungkan dengan pintunya, kalian tahu apa sebutannya? Sama seperti istilah yang digunakan di Mesir Kuno dan Babilonia, yaitu The Gate atau gerbang.

Jadi, jika menara kembar adalah gerbang, apa yang menjadi target berikutnya? Target berikutnya adalah Pentagon, yang bentuk dasarnya berupa lambang bintang setan. Menarik bukan mengetahui bahwa ritual suci tersebut, yang dilakukan untuk membuka gerbang bintang (stargate), dan targetnya adalah bintang (star yang terdapat di markas pentagon) dan gerbang (gate yang terdapat di menara kembar WTC).