Bab 29: Kedatangan Al-Mahdi - The Diary Of Dajjal

Kedatangan Imam Al-Mahdi
Dikutip dari buku The Diary Of Dajjal Bab 29: Kedatangan Al-Mahdi. DUNIA telah berubah, kejahatan telah mengalahkan kebaikan. Saatnya sudah dekat, mereka sungguh telah mempersiapkan kedatangannya. Tatanan Dunia Baru sudah berdiri. Semua yang dilakukan mereka adalah sebagai persiapan untuk membangun kerajaan mereka. Sejak zaman penyiksaan terhadap para Nabi (as) yang diutus Allah, berbagai pembunuhan terhadap para pemimpin, holocaust, penggalian di sekitar Masjid Al-Aqsa, peristiwa 9/11, hingga perang di Timur Tengah saat ini, dan lain-lainnya. Mereka telah mencatatkan semua ini untuk Tuan mereka. Dajjal si Anti-Kristus telah muncul ke permukaan. Semua telah siap pada posisinya masing-masing untuk menyerahkan dunia ke dalam genggaman tangannya.
Sauron Si Mata Satu
Sauron Si Mata Satu
Arti kekuasaan mereka adalah perbudakan manusia. Mereka akan membelenggu kepala putra-putri kita, saudara-saudara kita, kawan-kawan kita yang menampakkan protes kepada mereka dan sistemnya. Kita belum merasakan saat seperti itu, tapi gambarannya bisa ditemukan pada kisah-kisah film dan buku-buku sastra. Dalam film The Lord of The Rings, seorang karakternya yang bernama Samwise Gamgee, pernah membayangkan bagaimana bila si Mata Satu (Sauron) berhasil mendapatkan kembali cincin yang dibawa Frodo untuk dihancurkan di kawah Mordor. Dia membayangkan si Mata Satu dengan bala tentaranya akan menggiring manusia dan memperbudak tanpa belas kasih dan tanpa ada akhir. Seperti itulah tujuan mereka, Dajjal dan sistemnya.

Sementara bagi para pengikutnya, kebebasan akan dibuka selebar-lebarnya, yang berarti kemaksiatan berada dimana-mana, nilai-nilai kebenaran dijungkirbalikkan, nilai keindahan tidak lagi berada pada tempatnya. Yang tersisa hanyalah upaya menyebarkan kebodohan, manusia yang lupa kepada diri dan Penciptanya. Segala bentuk kepahlawanan sudah mati dan binasa.

Namun ada sebuah hal yang tidak mereka pertimbangkan. Ada sebuah aspek yang tidak akan dan tidak dapat mereka kendalikan. Imam Muhammad Al-Mahdi Sang Juru Selamat.

"Dan dia akan menjadi Pertanda (bagi kedatangan) waktu." (QS. 43:61).

"Dunia tidak akan binasa sampai seorang manusia di antara orang-orang Arab muncul, yang memiliki nama seperti namaku (Muhammad)," (Hadis sahih Al-Tirmidzi).

"Umatku akan memperoleh pertolongan yang melimpah yang tidak pernah diperoleh sebelumnya," (Sunan Ibnu Majah).

Dia bukanlah seorang Nabi yang diutus Allah dengan kitab sucinya. Dia bukanlah seorang Rasul yang Jibril datang membawakan wahyu kepadanya. Dia adalah seorang hamba saleh, umat Nabi Muhammad yang memiliki pertalian keluarga kepadanya. Dialah yang akan menegakkan ajaran kebenaran yang pernah diperjuangkan oleh Nabi Suci Muhammad SAW. Dia terlahir sebagai seorang Imam. Imam yang terakhir dan Khalifah di muka bumi. Dialah Muhammad Al-Mahdi.

Tokoh "Yang Ditunggu" ini akan mempersatukan umat Nabi Muhammad yang terpecah, yang berserakan, dibodohi dan ditipu-daya. Tokoh pemersatu dan reformis, yang datang dengan membawa syariat Allah dan Sunnah Muhammad Rasulullah SAW., ini akan mengumpulkan bala tentaranya untuk menantang kedatangan Dajjal si Anti-Kristus.

Dengan pertempurannya, Al-Mahdi akan mempersiapkan dunia bagi kembalinya Mesiah kita yang sejati, yakni Nabi Isa AS., semoga kedamaian dan berkah bersamanya.

"Dia akan memenuhi bumi dengan kedamaian dan keadilan sebab bumi telah diliputi oleh ketidakadilan dan tirani," (Sahih Tirmizi dan Sunan Abu Dawud).

"Meskipun sepanjang waktu keberadaannya dunia telah teramat terbebani, dan hanya ada satu hari yang tertinggal (sebelum hari pengadilan), namun Allah akan memperpanjang hari itu untuk menampung kerajaan yang dipimpin oleh seorang Ahlul Bayt, yang memiliki nama yang sama dengan namaku," (Sahih Tirmizi bersama dengan dua puluh empat pemimpin agama Ahlu Sunnah).

Sejak zaman kuno, telah ada dua kekuatan politik berpengaruh yang telah membentuk peristiwa-peristiwa dunia. Contohnya Mesir Kuno dan kekuatan penguasa yang berawal dari Inggris. Kekuatan itu berada di balik perang besar dan bencana yang terjadi di dunia. New World Order (Tatanan Dunia Baru) didirikan dari Yerusalem dan diimplementasikan untuk tahta Yerusalem. Oleh karenanya, Imam Al-Mahdi akan mengakhiri tatanan tersebut di Yerusalem. Dan saat ini, kita telah melihat apa yang dilakukan oleh Israel.

Al-Aqsa memanggil, jeritan mereka setiap kali memecahkan layar televisi kita, darah-darah mereka membanjiri halaman harian pagi kita. Mereka yang tidak mau tunduk dan menyerah kepada Israel, telah memanggil. Mereka yang tertindas, kini telah memanggil kita. Artinya, dunia ini membutuhkan kedatangan Al-Mahdi.

Norman Gary Finkelstein adalah seorang peneliti dan penulis dari Amerika yang bidang kajiannya terfokus pada konflik Palestina-Israel dan holocaust. Dia pernah mengatakan,

"Tidak bisa dihindari. Tidak mungkin Amerika Serikat dan Israel mentoleransi perlawanan di wilayah Arab. Jika Anda berpura-pura bisa menghindarinya, Anda bisa memainkan permainan itu. Namun orang-orang serius dengan pemahaman yang terang, mengetahui bahwa akan ada perang disana cepat atau lambat. Menurutmu, disana tidak akan ada perang lagi? Menurutmu, apakah Israel akan membiarkan saja penaklukkan pada bulan Juli 2006? Tidak. Disana akan terjadi perang lagi, dan kerusakan yang ditimbulkannya mungkin akan sepuluh kali lipat lebih buruk. Sebab Israel bersikukuh, bersama dengan Amerika Serikat, untuk menguasai Arab. Jadi, bagaimana aku bisa tidak respek kepada orang-orang yang menolak hal itu? Israel harus bisa ditaklukkan."

Sementara itu, Sayid Hassan Nasrullah, seorang tokoh Hizbullah pernah mengatakan,

"Kalian adalah generasi yang akan menyaksikan kemenangan akhir dan menentukan bagi umat kita, yang akan mengubah wajah wilayah itu selamanya serta pendirian proyek yang sesungguhnya, proyek yang menjadi milik kita semua."

Ingatkah Anda ketika kami mengatakan bahwa semua ini mengerucut ke "garis darah"? Kami telah menunjukkan kepada Anda garis darah yang melayani setan. Sekarang akan kami tunjukkan garis darah yang memulai pertempuran kemarin, dan garis darah yang akan memenangkan pertempuran esok hari.

Darah Nabi Ibrahim mengalir kepada kedua putranya, Ishak (as) dan Ismail (as). Dari Ishak terlahir Yakub, Yusuf, Musa, Harun, Daud, Sulaiman, dan Nabi Isa (as) sebagai Sang Mesiah. Dari Ismail terlahir Nabi Agung Muhammad Rasulullah SAW.

Apa yang menjadikan Imam Mahdi begitu istimewa? Imam Mahdi begitu istimewa karena ayahnya berasal dari garis darah Muhammad Rasulullah SAW. dan Nabi Ismail AS. Ibunya berasal dari garis darah Nabi Isa AS. dan Nabi Ishak AS. Dalam darahnya menyatu garis darah paling murni untuk menyatukan kita semua melawan Dajjal si Anti-Kristus. Siapkah kita untuk menyambut kedatangannya?